17 Juni 2026: 2 Muharram 1448 H, Kalender Hijriah vs Masehi

Ani R. · 3 min baca · 3 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
17 Juni 2026: 2 Muharram 1448 H, Kalender Hijriah vs Masehi

Gambar atau konten salah?

Hari ini, 17 Juni 2026, banyak orang bertanya, “Berapa tanggal Hijriah hari ini?” Pertanyaan seperti itu sering muncul di kalangan umat Islam yang ingin menyesuaikan jadwal ibadah dan hari penting keagamaan.

Perbedaan antara penanggalan Hijriah dan Masehi memang nyata. Karena kedua sistem menghitung hari dengan acuan yang berbeda, maka konversi penanggalan menjadi penting agar tidak terjadi kekeliruan.

Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 17 Juni 2026 jatuh pada 2 Muharram 1448 H. Bulan Juni 2026 menempati dua bulan Hijriah, yakni Dzulhijjah dan Muharram. Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan Juni 2026:

  • 1 Juni 2026: 15 Dzulhijjah 1447 H
  • 2 Juni 2026: 16 Dzulhijjah 1447 H
  • 3 Juni 2026: 17 Dzulhijjah 1447 H
  • 4 Juni 2026: 18 Dzulhijjah 1447 H
  • 5 Juni 2026: 19 Dzulhijjah 1447 H
  • 6 Juni 2026: 20 Dzulhijjah 1447 H
  • 7 Juni 2026: 21 Dzulhijjah 1447 H
  • 8 Juni 2026: 22 Dzulhijjah 1447 H
  • 9 Juni 2026: 23 Dzulhijjah 1447 H
  • 10 Juni 2026: 24 Dzulhijjah 1447 H
  • 11 Juni 2026: 25 Dzulhijjah 1447 H
  • 12 Juni 2026: 26 Dzulhijjah 1447 H
  • 13 Juni 2026: 27 Dzulhijjah 1447 H
  • 14 Juni 2026: 28 Dzulhijjah 1447 H
  • 15 Juni 2026: 29 Dzulhijjah 1447 H
  • 16 Juni 2026: 1 Muharram 1448 H
  • 17 Juni 2026: 2 Muharram 1448 H
  • 18 Juni 2026: 3 Muharram 1448 H
  • 19 Juni 2026: 4 Muharram 1448 H
  • 20 Juni 2026: 5 Muharram 1448 H
  • 21 Juni 2026: 6 Muharram 1448 H
  • 22 Juni 2026: 7 Muharram 1448 H
  • 23 Juni 2026: 8 Muharram 1448 H
  • 24 Juni 2026: 9 Muharram 1448 H
  • 25 Juni 2026: 10 Muharram 1448 H
  • 26 Juni 2026: 11 Muharram 1448 H
  • 27 Juni 2026: 12 Muharram 1448 H
  • 28 Juni 2026: 13 Muharram 1448 H
  • 29 Juni 2026: 14 Muharram 1448 H
  • 30 Juni 2026: 15 Muharram 1448 H

Kalender Hijriah memiliki sistem penghitungan yang tidak sama dengan kalender Masehi. Menurut laman IAIN Tuban, kalender Masehi didasarkan pada peredaran Bumi mengitari Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengitari Bumi.

Kalender Masehi termasuk kategori kalender solar, sedangkan kalender Hijriah termasuk kategori kalender lunar. Perbedaan acuan perhitungan tersebut membuat jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tersebut tak sama.

Seorang ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, menjelaskan bahwa kalender Masehi menilai panjang satu tahunnya berdasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Setiap tahun dibagi menjadi 12 bulan. Februari memiliki 28 atau 29 hari tergantung apakah tahun tersebut kabisat. Pada sistem Gregorian, setiap 4 tahun sekali ada tahun kabisat, kecuali tahun abad yang tidak habis dibagi 400.

Sementara pada kalender Hijriah, panjang satu tahunnya didasarkan pada 12 kali siklus sinodis bulan atau 12 kali fase bulan yang sama. Siklus sinodis Bulan bervariasi, rata-ratanya 29,53 hari. Sehingga umur Bulan dalam satu bulan Hijriah terkadang 29 hari, terkadang 30 hari, tergantung apakah hilal pada tanggal 29 terlihat atau tidak. Akibatnya, dalam satu tahun umur harinya terkadang 354 hari dan terkadang 355 hari.

Dengan memahami perbedaan ini, umat Islam dapat lebih mudah menyesuaikan jadwal ibadah dan menghitung hari penting keagamaan. 2 Muharram 1448 H pada 17 Juni 2026 menjadi contoh nyata bagaimana kedua kalender ini saling berhubungan namun tetap memiliki perbedaan yang signifikan.

HijriahMasehikonversi kalender2 Muharram 1448 Hkalender lunarkalender solarKementerian Agama

Komentar

Memuat komentar...