Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX

Rizki W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX

Gambar atau konten salah?

12 Juni 2024Elon Musk, pengusaha teknologi yang dikenal luas, mencetak sejarah baru dengan menjadi triliuner pertama di dunia. Pencapaian ini muncul setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, resmi melantai di bursa saham.

SpaceX memulai perdagangan saham pada pagi hari 12 Juni 2024 dengan harga US$ 150 per lembar. Dengan nilai tersebut, kepemilikan Musk di SpaceX mencapai lebih dari US$ 766 miliar. Jika ditambahkan dengan saham di Tesla yang bernilai sekitar US$ 280 miliar, total kekayaan bersih Musk dari dua perusahaan tersebut menembus angka US$ 1,05 triliun.

Jumlah tersebut menempatkan Musk jauh di atas para miliarder lainnya. Berdasarkan data Forbes, kekayaan gabungan empat orang terkaya setelah Musk bahkan hanya sedikit melampaui angka US$ 1 triliun. Empat tokoh tersebut adalah co‑founder Google, Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Amazon Jeff Bezos, serta pendiri Oracle Larry Ellison. Bezos dan Ellison, yang berada di peringkat keempat dan kelima daftar orang terkaya dunia, masing-masing memiliki kekayaan kurang dari seperempat total harta Musk.

Besarnya kekayaan Musk juga melampaui produk domestik bruto (PDB) sejumlah negara maju. Nilai kekayaannya kini lebih besar dibandingkan PDB Taiwan, Irlandia, dan Swedia.

Menariknya, Musk mencapai status triliuner sekitar 110 tahun setelah John D. Rockefeller tercatat sebagai miliarder pertama di dunia pada 1916, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu 13 Juni 2026.

Status baru Musk diperkirakan akan kembali memicu perdebatan mengenai kesenjangan kekayaan serta semakin besarnya pengaruh para pendiri perusahaan teknologi di Amerika Serikat. Selain melahirkan triliuner pertama di dunia, penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) SpaceX juga menciptakan ribuan jutawan dan miliarder baru dari kalangan karyawan serta eksekutif perusahaan yang memiliki saham.

Kekayaan Musk juga berpotensi terus bertambah. Pada tahun lalu, pemegang saham Tesla menyetujui paket kompensasi yang nilainya dapat mencapai US$ 1 triliun jika Musk mampu meningkatkan valuasi perusahaan dan memenuhi sejumlah target yang telah ditetapkan.

Keseluruhan peristiwa ini menyoroti bagaimana satu keputusan investasi dapat mengubah lanskap kekayaan global. Pergerakan ini juga menegaskan bahwa inovasi teknologi dan pasar modal dapat menciptakan ketimpangan ekonomi yang signifikan, sekaligus membuka peluang bagi para pekerja dan eksekutif untuk memanfaatkan nilai perusahaan yang tumbuh pesat.

Elon MuskSpaceX IPOtriliunerTeslakekayaan bersihForbesPDB negara

Komentar

Memuat komentar...