217 Calhaj Pangandaran Berangkat Mei 2026, Termasuk 90 Lansia

Iwan D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
217 Calhaj Pangandaran Berangkat Mei 2026, Termasuk 90 Lansia

Gambar atau konten salah?

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) dari wilayahnya tetap akan dilaksanakan, meskipun situasi konflik di Timur Tengah masih penuh ketidakpastian.

Menurut Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kemenag Pangandaran, Hilman Saefulloh, sebanyak 217 calhaj akan berangkat pada Mei 2026. Ia menegaskan bahwa semua dokumen jemaah sudah lengkap.

Rencana keberangkatan dimulai pada 6 Mei 2026 ketika para calon haji akan berangkat dari Pangandaran menuju Asrama Haji Indramayu. Selanjutnya, pada 7 Mei 2026 mereka akan masuk asrama, dan pada 8 Mei 2026 akan diberangkatkan ke tanah suci melalui Bandara Kertajati Majalengka. “Masuk asrama haji pada tanggal 7 Mei mendatang, lalu diberangkatkan ke tanah suci lusanya tanggal 8 Mei, melalui Bandara Kertajati Majalengka,” ujar Saefulloh pada Kamis 16 April 2026.

Dari total 217 jemaah, termasuk cadangan, 90 orang adalah lansia. “Termasuk empat petugas kloter, tenaga kesehatan dua orang,” tambahnya. Para lansia tersebut rata‑rata berusia 65 tahun ke atas, sehingga kondisi kesehatannya harus dipantau secara intensif. “Biasanya yang masuk kategori ini 65 tahun ke atas, itu juga menurut regulasi,” jelas Saefulloh.

Hilman menegaskan bahwa 90 calon jemaah haji lansia ini telah menjalani serangkaian tes kesehatan dan dinyatakan layak untuk berangkat menunaikan ibadah haji. “Ada petugas khusus juga untuk lansia, mereka sudah dibekali bagaimana mendampingi para lansia ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung tidak akan memengaruhi jadwal keberangkatan tahun ini. “Kalaupun nanti ada perubahan rute penerbangan, misalkan, itu beban biayanya akan ditanggung negara, tidak akan dibebankan kepda calon jamaah haji,” tutupnya.

Dengan persiapan matang, Kemenag Pangandaran menunjukkan komitmen untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan lancar, meski di tengah ketidakpastian geopolitik.

Kemenag Pangandaranjemaah hajiTimur TengahBandara Kertajati Majalengkalansia217 calon hajikonflik geopolitik

Komentar

Memuat komentar...