40 SPPG Bandung Barat Terhenti, Anggaran BGN Belum Cair
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Bandung Barat, sekitar 40 SPPG yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpaksa berhenti beroperasi sementara waktu. Penyebabnya adalah anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum cair. Tanpa dana tersebut, SPPG tidak dapat mengoperasikan dapur yang memproses makanan bagi penerima manfaat.
“Ada, sekitar 40‑an SPPG yang harus berhenti operasional sementara waktu. Catatannya sampai hari kemarin ya,” kata Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Regional Bandung, Ramzi pada konfirmasi Selasa, 09 Juni 2026.
Ramzi menjelaskan bahwa semua 40 SPPG yang berhenti beroperasi murni karena anggaran BGN belum cair. Ia juga menambahkan bahwa ada SPPG lain yang berhenti karena alasan teknis. “Kalau yang 40 ini semua karena anggaran, tidak ada penyebab lainnya. Kalau yang karena teknis, itu ada belasan tapi sekarang sisa 6. 4 karena faktor IPAL, kemudian ada 2 karena sidak langsung,” jelasnya.
Penghentian operasional puluhan SPPG berdampak langsung pada distribusi MBG ke sekolah dan ibu hamil. Ramzi berharap SPPG yang terhenti dapat kembali beroperasi secepatnya. “Ya tentunya berimbas ya ke distribusi, kita hanya bisa menunggu arahan dari pusat bagaimana. Tentunya kami juga ingin semua berjalan seperti sebelumnya,” tambahnya.
Salah satu SPPG yang sempat di‑suspend karena pelanggaran infrastruktur adalah SPPG Pangauban Batujajar. SPPG ini pernah viral karena pemiliknya melakukan aksi joget‑joget di dalam dapur. Namun, SPPG milik Hendrik Irawan sudah kembali beroperasi.
Keputusan BGN untuk menunda pencairan dana menempatkan ribuan anak dan ibu hamil pada risiko kekurangan gizi. Keterlambatan ini menyoroti pentingnya alokasi anggaran tepat waktu agar program bantuan tetap berjalan lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Rencanakan Peningkatan Dana Pendidikan 2026
Tahun Baru Islam: Perbedaan Kalender Lunar vs Solar
Mahasiswa Bandung Unjuk Rasa di DPRD Jawa Barat, 11 Juni
Ir. Muaz HD Meninggal, DPRD Bogor Berduka Besar, Kebijakan
Kota Bogor Raih WTP ke-10, Konsistensi Keuangan Daerah
Anjani 15, Gambar Icarus & K-Pop Jadi Sorotan Pameran Seni
Berita Terbaru
XLSmart Luncurkan AI ESTA Eco & Vision di Bravo 500 Summit
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
Bupati Empat Lawang Tegaskan Anti KKN, Panggil Warga Awasi
Temuan Kepingan Emas di Candi Losari, Fokus Eksplorasi Baru
Piala Dunia 2026 Meksiko: Brazil Siap Hadapi Grup C
Semifinal AFF U-19 2026: Indonesia vs Australia 0-0
XLSmart: Jembatan Integrasi Tujuh Pilar Digital Indonesia
Inna Sri Sugiati Buka Usaha Asinan Fermentasi, BRI Mendukung
