Ir. Muaz HD Meninggal, DPRD Bogor Berduka Besar, Kebijakan
Gambar atau konten salah?
Ir. Muaz HD, seorang legislator senior dari Fraksi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, meninggal dunia pada 11 Juni 2026 pukul 03.38 WIB di RS Hermina, Bogor. Ia berusia 68 tahun dan merupakan perwakilan daerah pemilihan Tanah Sareal. Setelah dirawat di rumah sakit, tubuhnya dibawa ke TPU Kayumanis di Tanah Sareal untuk dilantik.
Ir. Muaz HD dikenal sebagai politisi yang selalu menegakkan integritas. Selama bertahun‑tahun, ia sering menekankan pentingnya nilai moral dalam setiap kebijakan yang diusulkan. Ia juga aktif dalam berbagai program sosial di wilayahnya, membantu meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi warga.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengungkapkan, “Kami sangat kehilangan yang mendalam atas wafatnya senior kami Bapak Ir. Muaz HD. Beliau adalah politisi yang sangat luar biasa.” Adityawarman menambahkan bahwa almarhum adalah figur pengayom yang dihormati oleh semua generasi di parlemen. Menurutnya, dedikasi beliau telah menghasilkan kebijakan strategis yang langsung memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Bogor.
Adityawarman juga mengingat almarhum sebagai pribadi bijaksana yang selalu menanamkan nilai integritas. Ia berkata, “Beliau juga selalu menegaskan kepada kami, bahwa yang baik harus ditiru, dan yang buruk jangan. Dalam pertemanan beliau juga sangat baik dan bijaksana. Selamat jalan Bapak Ir. Muaz HD, semoga husnul khotimah.”
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, turut mengungkapkan rasa duka. Ia menggambarkan Ir. Muaz HD sebagai model peran politisi yang teguh pada prinsip dan konsisten dalam mengawal aspirasi warga. Rusli menegaskan, “Keberpihakannya pada kepentingan masyarakat selalu menjadi prioritas dalam setiap rapat kerja maupun perumusan kebijakan di DPRD Kota Bogor.”
Rasa kehilangan ini juga dirasakan oleh rekan sejawat, tokoh politik, dan masyarakat luas. Banyak yang menilai bahwa kontribusi Ir. Muaz HD tidak hanya terbatas pada legislatif, tetapi juga pada pembangunan sosial di daerahnya. Ia sering menjadi mediator antara pemerintah pusat dan daerah, serta membantu menyalurkan bantuan bagi yang membutuhkan.
Penghargaan atas jasa-jasanya tidak berhenti di panggung politik. Banyak warga yang mengingatnya sebagai sosok yang selalu siap membantu, baik dalam hal kebijakan maupun masalah pribadi. Keberadaannya di DPRD menjadi contoh bagi generasi muda yang bercita‑cita menjadi politisi.
Ir. Muaz HD meninggalkan warisan yang kuat, baik dalam bentuk kebijakan maupun nilai moral. Kehadirannya akan selalu dikenang sebagai contoh integritas dan dedikasi pada pelayanan publik. Kehilangan ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa kepemimpinan sejati melibatkan komitmen, integritas, dan rasa empati terhadap masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
