5 Makanan Sehat Otak: Ikan, Walnut, Sayur Hijau, Buah, Teh
Gambar atau konten salah?
Menjaga otak tetap tajam bukan sekadar soal olahraga atau tidur cukup. Pola makan sehari‑hari juga punya peran penting. Beberapa makanan mengandung nutrisi yang mendukung fungsi kognitif dan bahkan dapat menurunkan risiko gangguan memori.
Dikutip (31 Maret 2023) berikut lima makanan yang direkomendasikan ahli gizi, James, untuk memperkuat otak dan daya ingat.
- Ikan Berlemak
Ikan salmon, sarden, dan makarel adalah contoh ikan berlemak yang kaya asam lemak omega‑3. Nutrisi ini dikenal membantu menurunkan penumpukan beta‑amyloid di otak, senyawa yang sering dikaitkan dengan Alzheimer. James menasihati, "Usahakan makan ikan setidaknya tiga porsi per minggu," ia berkata. "Jika tidak suka, bisa diganti biji rami, alpukat, atau suplemen."
- Walnut
Walnut mengandung ALA (asam alfa‑linolenat), jenis omega‑3 yang baik untuk otak. Beberapa studi menunjukkan bahwa walnut dapat meningkatkan hasil tes daya ingat. Selain itu, walnut juga mendukung kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah, yang penting untuk aliran darah ke otak.
- Sayuran Hijau
Bayam, brokoli, dan kale mengandung vitamin serta antioksidan seperti lutein, folat, beta‑karoten, dan vitamin K. Nutrisi ini berperan memperlambat penurunan kognitif. James menegaskan, "Saya tidak bisa cukup menekankan pentingnya sayuran hijau. Ini wajib ada dalam menu harian," ia tambah.
- Buah Beri
Buah beri kaya antioksidan dan flavonoid, senyawa yang membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan daya ingat. Rutin mengonsumsi beri dapat menjaga kesehatan otak sekaligus melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
- Teh
Teh, khususnya teh hijau, mengandung kafein dalam jumlah lebih ringan dibandingkan kopi. Kafein dapat meningkatkan fokus, suasana hati, dan kewaspadaan, serta membantu daya ingat. James mengingatkan, "Sebaiknya hindari minum kopi setelah pukul 14.00. Jika cemas, batasi maksimal dua cangkir per hari."
Dengan menambahkan kelima makanan ini ke dalam pola makan, seseorang dapat memberi nutrisi yang dibutuhkan otak untuk tetap sehat dan berfungsi optimal. Kebiasaan sederhana seperti memilih ikan berlemak tiga kali seminggu atau menambahkan sayuran hijau setiap hari dapat memberikan dampak positif jangka panjang pada kesehatan otak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
