7 Destinasi Dingin Jawa Tengah Selain Dieng

Sigit W. · 3 min baca · 1 jam lalu · 4 dibaca
Bisik.id
7 Destinasi Dingin Jawa Tengah Selain Dieng

Gambar atau konten salah?

Jawa Tengah menyimpan banyak tempat dingin untuk kabur dari hiruk-pikuk kota. Bukan cuma Dieng. Ada pilihan lain dengan hawa yang tak kalah sejuk.

Provinsi ini dikelilingi gunung berapi aktif. Gunung Slamet, Sindoro, Sumbing, Merbabu, hingga Lawu. Lereng-lerengnya punya iklim mikro yang sejuk, kadang ekstrem. Di sana terbentang perkebunan teh, hutan pinus, ladang sayur bertingkat. Pemandangan hijau. Angin pegunungan bersih. Jauh dari polusi.

Destinasi-destinasi ini beragam. Ada yang bernuansa petualangan. Ada yang untuk relaksasi. Juga yang ramah keluarga.

1. Wisata Alam Posong (Temanggung)

Posong ada di kaki Gunung Sindoro, Temanggung. Tempat ini eksotis. Latar belakangnya deretan gunung besar Jawa Tengah. Panorama matahari terbit di sini jadi daya tarik utama. Sangat dingin. Pada waktu tertentu, hawa menusuk tulang. Kabut tipis. Sensasi ekstrem ini justru dicari banyak orang.

2. Lokawisata Baturraden (Banyumas)

Baturraden bertengger di lereng selatan Gunung Slamet. Destinasi legendaris bagi warga Purwokerto dan sekitarnya. Udaranya bersih, segar, bebas polusi. Pepohonan rimbun. Gemericik air sungai. Suasana tenang. Tempat ini ramah keluarga. Fasilitasnya lengkap. Ada kolam renang alami, sepeda air, pemandian air panas belerang. Buka setiap hari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

3. Tawangmangu (Karanganyar)

Tawangmangu ada di lereng barat Gunung Lawu. Berbatasan dengan Jawa Timur. Sejak zaman kolonial terkenal sebagai tempat peristirahatan. Udaranya sejuk sepanjang tahun. Jalan menanjak. Pemandangan lembah dan kebun sayur. Aktivitasnya beragam. Ada Air Terjun Grojogan Sewu. Ada The Lawu Park dengan wahana outdoor. Ada jembatan kaca Kemuning Sky Hills. Pencinta sejarah bisa ke Candi Cetho.

4. Dataran Tinggi Karanganyar - Ngargoyoso (Karanganyar)

Ngargoyoso alternatif yang lebih tenang dari Tawangmangu. Dinginnya sama. Berada di lereng barat Gunung Lawu. Terkenal dengan Kebun Teh Kemuning yang hijau bergelombang. Udaranya bersih dan sejuk. Kabut sering turun sejak siang. Ada river tubing di sungai jernih dan dingin. Ada resto bernuansa tradisional Jawa dan modern. Pemandangan matahari terbenam dari ketinggian bukit.

5. Nepal Van Java (Magelang)

Julukan untuk Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang. Viral karena rumah warga bertingkat-tingkat di lereng Gunung Sumbing. Rumah-rumah warna-warni. Latar belakang gunung. Mirip pemukiman di lereng Gunung Everest, Nepal. Menurut data Kemenparekraf, Dusun Butuh dusun tertinggi di Magelang. Ketinggian sekitar 1.750 mdpl. Suhu sangat dingin, terutama malam dan pagi. Pemandangan hamparan awan sejajar mata. Warga lokal ramah, sedang bertani.

6. Kawasan Wisata Kopeng (Semarang)

Kopeng di lereng Gunung Merbabu, Semarang. Ketinggian sekitar 1.500 mdpl. Suhu sejuk. Sering diselimuti kabut tebal sejak sore. Udaranya bersih dan dingin. Populer dengan agrowisata sayur dan buah. Wisatawan bisa memetik langsung. Ada hutan pinus. Ada Kopeng Treetop Adventure Park dengan wahana outbound. Vila-vila tua dan resort modern. Tidur lelap berselimut tebal khas pegunungan.

7. Dataran Tinggi Selo (Boyolali)

Selo terletak di celah antara Gunung Merapi dan Merbabu. Sering disebut "negeri di atas awan". Posisinya dekat dua gunung berapi aktif terbesar di Jawa. Suhu malam hari turun drastis. Atmosfer dingin mirip Dieng. Kini banyak kafe modern berkonsep terbuka. Sambil minum kopi hangat, bisa memandang puncak Gunung Merapi. Asap solfatara keluar. Hamparan perkebunan tembakau dan sayuran hijau. Kabut sering turun tiba-tiba.

Bawa jaket tebal, syal, dan kaos kaki. Suhu di beberapa lokasi bisa turun drastis, terutama musim kemarau.

Dari tujuh destinasi ini, semuanya menawarkan hawa dingin yang khas. Beberapa seperti Posong dan Selo bahkan punya suhu ekstrem yang menantang. Pilihan tergantung pada preferensi: petualangan, relaksasi, atau sekadar mencari suasana baru.

wisata alam dinginJawa Tengahgunungdestinasi sejuklereng gunungpilihan liburantempat dingin

Komentar

Memuat komentar...