Mobil Tabrak Tiang di Dago, Tujuh Orang Mabuk Diduga
Gambar atau konten salah?
Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, Minggu pagi, 12 Juli 2026. Sekitar pukul 05.00 WIB, sebuah minibus abu-abu bernomor polisi D 1884 AJK menabrak tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Ir H Djuanda.
Mobil tersebut naik ke pembatas jalan, lalu menghantam tiang PJU hingga roboh. Kerusakan parah terlihat di bagian depan kendaraan. Kedua lampu depan pecah, kap mesin ringsek, kaca depan retak, dan atap mobil penyok.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung sudah berada di lokasi. "Anggota sudah di TKP," kata Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, melalui pesan singkat.
Di dalam mobil terdapat tujuh orang. Fiekry merinci, "Penumpang tujuh, dua kabur, tiga aman, dua luka-luka, yang luka dirawat di RS Boromeus." Dua penumpang yang terluka saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Polisi masih mendalami kronologi pasti kejadian. "Mobil dari atas ke arah bawah," ujar Fiekry, menggambarkan arah laju kendaraan sebelum kecelakaan.
Kuat dugaan, pengemudi dan penumpang dalam kondisi mabuk. "Diduga mabuk, itu mobil PT," kata Fiekry. Ia menambahkan bahwa pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut. "Orangnya belum pada sadar (diduga terpengaruh alkohol)," tambahnya.
Kecelakaan ini terjadi di jalan menurun yang cukup dikenal di Bandung. Hingga saat ini, polisi masih menunggu para penumpang sadar untuk dimintai keterangan lebih lengkap. Belum ada informasi mengenai identitas pengemudi maupun perusahaan pemilik mobil tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
