72 Drone Ukraina Ditembak Jatuh di Saint Petersburg

Hari W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
72 Drone Ukraina Ditembak Jatuh di Saint Petersburg

Gambar atau konten salah?

Puluhan drone Ukraina berhasil dihadang oleh sistem pertahanan udara Rusia di atas Saint Petersburg. Kota ini memiliki arti khusus karena merupakan tempat kelahiran Presiden Vladimir Putin.

Serangan drone atau pesawat nirawak ini dilancarkan oleh Ukraina setelah Rusia melancarkan serangan besar-besaran di Kyiv yang menewaskan 30 orang pada pekan ini. Dalam beberapa waktu terakhir, Ukraina memang semakin gencar menyerang kota-kota di Rusia yang letaknya jauh dari perbatasan. Langkah ini merupakan bentuk balasan atas serangan harian yang dilakukan Moskow sejak perang pecah pada Februari 2022.

Gubernur Saint Petersburg, Alexander Beglov, menyampaikan melalui media sosial bahwa serangan tersebut mengenai area terminal minyak di distrik Kirovsk. "Konsekuensi teknis telah diatasi. Tidak ada korban jiwa," tulisnya. Beglov juga menambahkan bahwa pasukan pertahanan udara berhasil menembak jatuh 72 drone, dan salah satunya jatuh di Peterhof. "Tidak ada korban jiwa atau kerusakan," ujarnya, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita AFP pada Sabtu, 04 Juli 2026.

Peterhof sendiri merupakan kompleks taman luas dan istana yang dibangun pada abad ke-18 di bawah pemerintahan Tsar Rusia Peter I. Sementara itu, Gubernur wilayah Leningrad, Alexander Drozdenko, melaporkan bahwa puing-puing drone juga ditemukan di sekitar pelabuhan Vysotsk, yang terletak di utara Saint Petersburg dan dekat perbatasan dengan Finlandia. "Puing-puing telah dilaporkan di area pelabuhan Vysotsk. Detailnya sedang dikonfirmasi," kata Drozdenko di media sosial.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengklaim bahwa serangan drone tersebut berhasil mengenai pangkalan angkatan laut Kronstadt di Saint Petersburg. "Pasukan pertahanan Ukraina menyerang infrastruktur minyak pelabuhan yang menghasilkan pendapatan untuk perang Rusia, dan juga terjadi serangan yang berhasil di Kronstadt - sebuah target militer penting," tulis Zelensky di media sosial.

Kyiv telah meningkatkan serangannya di dalam wilayah Rusia, menargetkan sasaran hingga sejauh Pegunungan Ural. Putin sendiri mengakui bahwa Moskow perlu memperkuat pertahanan udaranya sebagai respons terhadap serangan-serangan tersebut. Konflik ini kini telah menjadi yang terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Serangan Ukraina ke kota-kota Rusia yang jauh dari perbatasan menunjukkan bahwa jangkauan drone Ukraina semakin luas. Target seperti terminal minyak dan pangkalan militer menjadi sasaran utama, yang menurut Ukraina bertujuan untuk mengganggu pendanaan perang Rusia. Meskipun Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh sebagian besar drone, serangan-serangan ini tetap menimbulkan kekhawatiran dan memaksa Moskow untuk meningkatkan sistem pertahanan udaranya.

drone UkrainaSaint Petersburgpertahanan udara Rusiaserangan balasanterminal minyakpangkalan militerperang Rusia-Ukraina

Komentar

Memuat komentar...