Aaron & Soh Siap Pertahankan Gelar Asia 2026 di Ningbo
Gambar atau konten salah?
Herry Iman Pierngadi memimpin pasangan ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam persiapan menghadapi Kejuaraan Asia 2026. Pasangan ini pernah menorehkan kemenangan di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025, dan kini harus mempertahankan gelar tersebut.
Kejuaraan Asia 2026 akan digelar di Ningbo, China pada tanggal 7-12 April 2026. Sebagai juara bertahan, Aaron dan Soh harus menyesuaikan diri dengan tekanan yang berbeda dari tahun lalu. "Mempertahankan gelar tentu jauh lebih sulit karena pikiran Anda terbagi," ujar Herry, mengutip laman New Straits Times pada Sabtu (28/3). Ia menambahkan, "Rasanya seperti berpikir, 'Saya juara tahun lalu, saya tidak boleh kalah kali ini.' Saat Anda mengejar gelar pertama, Anda tidak punya apa-apa yang harus dikhawatirkan rasanya lebih ringan. Menang itu lebih mudah daripada mempertahankan gelar."
Herry menyadari bahwa beban psikologis ini harus diatasi. Ia berencana membawa atletnya agar lebih lepas dari tekanan mental. Selain itu, pasangan peringkat satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, menjadi ancaman nyata. Aaron dan Soh mengalami kekalahan beruntun melawan tim Korea, termasuk final tiga set di Malaysia Open dan All England tahun ini.
Pelatih kelahiran Pangkal Pinang ini mengatakan, "Kami sedang menganalisis rekaman pertandingan sebelumnya, terutama kesalahan yang mereka buat saat melawan tim Korea. Hal ini akan membantu mereka melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda dan memperbaiki strategi mereka di Ningbo," ujarnya. Ia menekankan pentingnya video analisis, "Jika kita hanya berbicara, hanya telinga mereka yang mendengarkan. Tapi dengan video, baik telinga maupun mata terlibat. Lebih mudah bagi mereka untuk memahami dan menyerapnya."
Herry menegaskan, "Semua pasangan teratas akan hadir di sana, jadi kita harus menganggap setiap pertandingan dengan serius," katanya. Ia berharap dengan persiapan matang, Aaron dan Soh dapat menyesuaikan strategi dan mental mereka untuk menjaga gelar yang telah diraih.
Defending a title dalam bulutangkis menuntut lebih dari sekadar kemampuan fisik. Tekanan mental, analisis lawan, dan kesiapan strategi menjadi kunci. Dengan dukungan pelatih dan pengalaman sebelumnya, pasangan ini berusaha tetap kompetitif di arena internasional yang semakin ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
