Agrinas Palma dan BNPB Perkuat Cegah Karhutla

Sigit W. · 2 min baca · 1 jam lalu · 17 dibaca
Bisik.id
Agrinas Palma dan BNPB Perkuat Cegah Karhutla

Gambar atau konten salah?

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) meningkatkan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di area perkebunan yang mereka kelola. Langkah ini meliputi pengawasan lahan, berbagi informasi, kesiapan tim, dan koordinasi saat ada tanda-tanda kebakaran.

Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, dalam pernyataan resmi pada Selasa, 03 November 2026, mengatakan bahwa peningkatan hasil produksi harus sejalan dengan perlindungan lingkungan, keselamatan pekerja, dan penguatan pencegahan karhutla. Ia menekankan tanggung jawab ini harus menjadi perhatian bersama di semua wilayah operasional perusahaan.

Ghani membahas penguatan kerja sama ini bersama Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, di kantor BNPB Jakarta pada Senin, 02 November 2026. Pertemuan itu membahas berbagai langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan potensi kebakaran bisa diketahui serta ditangani sebelum meluas.

Bagi Agrinas Palma, mencegah karhutla adalah bagian dari tanggung jawab mengelola lahan perkebunan milik negara. Perusahaan menilai keberhasilan pengelolaan perkebunan tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga lahan tetap berkelanjutan dan mengendalikan risiko operasional.

Di lapangan, Agrinas Palma berkomitmen untuk memperkuat kewaspadaan, memantau area yang rawan terbakar, dan meningkatkan kesiapan personel serta peralatan pendukung. Pemahaman pekerja tentang risiko karhutla dan pentingnya melaporkan sejak dini juga menjadi perhatian utama. Sebab, merekalah yang berada paling dekat dengan area perkebunan.

Ghani menegaskan setiap informasi tentang potensi kebakaran harus ditindaklanjuti dengan verifikasi kondisi di lapangan, pelaporan yang jelas, dan kesiapan penanganan. Ia mengatakan potensi kebakaran harus diantisipasi sedini mungkin agar keselamatan masyarakat dan pekerja, kelestarian lingkungan, serta kelangsungan operasional bisa terlindungi.

Dalam pertemuan itu, rombongan Agrinas Palma juga mengunjungi pusat komando BNPB. Fasilitas ini menggunakan data dan teknologi untuk memantau potensi ancaman, membantu pengambilan keputusan, dan memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menilai pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk pemerintah, BUMN pengelola perkebunan, dan masyarakat. Ia menekankan Agrinas Palma memiliki peran penting dalam memastikan kesiapsiagaan di wilayah yang dikelolanya.

Kristomei juga menekankan pentingnya menghubungkan informasi hasil pemantauan dengan tindakan nyata. Dengan begitu, setiap indikasi kebakaran bisa segera ditindaklanjuti sesuai prioritas.

Agrinas Palma menyatakan pencegahan karhutla adalah bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Pengelolaan risiko yang profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab diharapkan bisa menjaga produktivitas perkebunan, melindungi aset negara, dan memastikan manfaat ekonomi dirasakan masyarakat.

Komitmen ini juga terkait dengan peran perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional. Caranya melalui pengelolaan perkebunan, pengembangan industri hilir, dan penguatan ekosistem bioenergi.

Ke depannya, Agrinas Palma akan terus memperkuat kesiapsiagaan internal dan koordinasi dengan BNPB serta pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi ancaman karhutla di wilayah operasional perusahaan.

Langkah Agrinas Palma ini menunjukkan bahwa perusahaan perkebunan milik negara tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada pengelolaan risiko lingkungan. Kerja sama dengan BNPB menjadi kunci untuk memastikan pencegahan kebakaran berjalan efektif, terutama di area yang rawan terbakar.

kerjasamapencegahankebakaranhutanperkebunanBNPBAgrinas Palma

Komentar

Memuat komentar...