Komisaris Krakatau Steel Mundur, Saham Melemah
Gambar atau konten salah?
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan bahwa Adityo Haryo Bimo, salah satu anggota dewan komisaris, telah mengundurkan diri. Surat pengunduran diri itu diterima oleh pihak perusahaan pada 01 November 2026. Namun, manajemen KRAS tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan di balik pengunduran diri tersebut.
Perusahaan memastikan bahwa langkah ini tidak akan mempengaruhi kegiatan operasional secara material. "Pada tanggal 1 November 2026 Perseroan menerima surat pengunduran diri dari Bapak Adityo Haryo Bimo selaku Komisaris Perseroan," demikian pernyataan manajemen KRAS dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa, 03 November 2026.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Krakatau Steel, Adityo Haryo Bimo menjabat sebagai Komisaris sejak 25 Juni 2025. Sebelum bergabung dengan KRAS, ia pernah menjabat sebagai Director of Sales di PT Bali Mukti.
Sementara itu, perdagangan saham KRAS menunjukkan pelemahan. Data dari RTI Business mencatat harga saham perusahaan turun 5,52% menjadi Rp 154 per saham hingga pukul 14.26 WIB.
Perubahan di jajaran komisaris ini terjadi setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 07 September 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan struktur pengurus perusahaan. Willgo Zainar ditetapkan sebagai Direktur Utama KRAS, menggantikan Muhamad Akbar Djohan. Thomas Christian juga diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, menggantikan Daniel Fitzgerald Liman. Selain itu, Didik Hariyanto ditunjuk sebagai Komisaris Independen.
Perubahan pengurus ini terjadi di tengah kondisi harga saham yang melemah. Tidak ada penjelasan lebih lanjut apakah pengunduran diri Adityo Haryo Bimo terkait dengan kinerja saham atau agenda RUPSLB sebelumnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
