Air Pipa Bocor Dikira Mata Air Berkah

Endah K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Air Pipa Bocor Dikira Mata Air Berkah

Gambar atau konten salah?

Warga Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, ramai membicarakan air yang tiba-tiba keluar dari celah fondasi teras rumah seseorang. Air itu mengalir cukup deras dan tampak jernih. Banyak orang datang, membawa botol hingga jeriken, untuk menampungnya. Mereka yakin air itu membawa berkah dan bisa menyembuhkan penyakit.

Video kerumunan warga yang mengantre mengambil air itu menyebar luas di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, air itu disebut punya khasiat untuk kesehatan. Tapi setelah ditelusuri, sumbernya bukan mata air alami. Ternyata hanya kebocoran pipa PDAM.

Kepala Desa Kandangmas, Sofwan, membenarkan peristiwa itu terjadi di wilayahnya beberapa hari lalu. "Ya benar itu di desa saya, sudah 4-5 hari lalu," katanya saat dihubungi pada Jumat, 03 Juli 2026.

Sofwan menjelaskan, awalnya warga melihat air muncul tiba-tiba di samping fondasi rumah. Karena airnya jernih dan mengalir deras, banyak yang penasaran. Mereka lalu datang ke lokasi. Sebagian bahkan membawa wadah besar untuk menampung air tersebut. "Itu kemarin ada tiba-tiba muncul air di samping fondasi rumah warga terus warga pada ngambil mereka percaya airnya membawa berkah," ujarnya.

Setelah dicek, diketahui air itu berasal dari pipa PDAM yang bocor. Kebocoran itu membuat air keluar ke permukaan tanah. Tampak seperti sumber air baru, padahal bukan. Sofwan mengatakan pihak terkait sudah memperbaiki kebocoran tersebut. "Ternyata setelah ditelusuri itu air dari pipa PDAM yang bocor, saat ini sudah diperbaiki dan sudah ditutup," katanya.

Peristiwa seperti ini bukan pertama kali terjadi. Di beberapa daerah, warga sering menganggap air yang tiba-tiba muncul sebagai sesuatu yang istimewa. Padahal penyebabnya bisa hal teknis seperti pipa bocor. Kepercayaan pada air berkah memang kuat di masyarakat, tapi pengecekan tetap diperlukan agar tidak salah kaprah.

air berkahkebocoran pipaPDAMKuduswarga antresumber airkesalahpahaman

Komentar

Memuat komentar...