Anggaran Benih Jagung Sumut Rp 12 M Ternyata Salah Input, Jadi Rp 4,7 Miliar

Ratna D. · 1 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Anggaran Benih Jagung Sumut Rp 12 M Ternyata Salah Input, Jadi Rp 4,7 Miliar

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) sempat direncanakan mengalokasikan dana sebesar Rp 12 miliar untuk pengadaan benih jagung pada tahun ini. Namun, angka tersebut ternyata merupakan kesalahan pencatatan.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Peranginangin, mengklarifikasi bahwa nilai yang benar jauh lebih kecil. "Itu salah input, yang benar Rp 4,7 miliar," jelas Yusfahri saat dihubungi pada Senin, 22 Juni 2026.

Dengan anggaran yang telah diperbaiki, bantuan benih jagung ini akan menjangkau lahan seluas 1.737 hektare. Yusfahri berharap bantuan ini bisa terus ditingkatkan di masa mendatang agar lebih banyak petani yang merasakan manfaatnya. "Luasan yang kita bantu itu 1.737 hektare, kita berharap ke depan lebih banyak lagi supaya lebih terasa lagi para petani kita menerima bantuan itu," ujarnya.

Sebelumnya, informasi mengenai pengadaan benih jagung senilai Rp 12 miliar muncul di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Paket tersebut tercatat dengan kode rancangan umum pengadaan (RUP) 66684479 dan berjudul "Pengadaan Benih Jagung Kegiatan Pengembangan Budidaya Jagung."

Paket ini berada di bawah naungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2026. Dalam laman tersebut, tercantum "Total Pagu: Rp 12.300.000.000," yang kemudian dikoreksi menjadi Rp 4,7 miliar.

Kesalahan input data ini menunjukkan pentingnya verifikasi dalam proses perencanaan anggaran pemerintah. Meski begitu, bantuan benih jagung tetap akan disalurkan untuk mendukung pengembangan budidaya jagung di Sumatera Utara.

kesalahan inputanggaran benih jagungRp 4,7 miliarDinas Pertanian Sumutbantuan petanipengembangan jagungverifikasi anggaran

Komentar

Memuat komentar...