Veda Ega Start P20, Finis P5 di Moto3 Brno
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang membela tim Honda Team Asia, berhasil menyelesaikan balapan Moto3 di Sirkuit Brno, Ceko, pada posisi kelima. Meski finis di urutan kelima, Veda Ega merasa hasil ini patut disyukuri. Pasalnya, ia harus memulai perlombaan dari barisan paling belakang.
Balapan yang digelar pada Minggu, 21 Juni 2026 sore waktu Indonesia itu dimenangkan oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Pembalap dari tim MT Helmets itu membutuhkan waktu 33 menit 34,264 detik untuk menyelesaikan 16 lap di sirkuit Brno.
Sementara itu, Veda Ega Pratama menyentuh garis finis dengan selisih 0,900 detik di belakang sang pemenang. Posisi kelima ini sebenarnya cukup mengejutkan mengingat ia memulai balapan dari posisi yang sangat sulit.
Sebelum balapan dimulai, Veda Ega sebenarnya berhasil menempati posisi start kedelapan. Namun, ia mendapatkan hukuman karena dianggap memacu motornya terlalu lambat saat sesi kualifikasi. Akibatnya, posisi start Veda Ega turun sebanyak 12 urutan. Ia pun harus memulai lomba dari posisi ke-20.
"Ya, ini cukup sulit karena memang saya mendapatkan penalti dan saya harus memulai balapan start dari ke-20, dari grid 20. Jadi, ya, tapi saya punya confidence, punya feeling bagus dengan motor dan juga dan juga feeling bagus saat saya melakukan warm-up lap dan juga sighting lap," kata Veda Ega kepada SpoTV.
"Dan ya, di lap pertama saya mencoba untuk hanya mencoba untuk ke depan untuk mengejar top group secepat-cepatnya," tambahnya.
Veda Ega mengakui bahwa di awal balapan ia sedikit mengorbankan grip ban. Ia tidak terlalu memikirkan untuk mengelola ban demi lap-lap selanjutnya. Namun, strategi itu membuahkan hasil. Ia akhirnya berhasil bergabung dengan grup depan dan bisa mengikuti ritme balapan mereka.
"Hanya saja memang beberapa poin Honda masih bisa di-improve lagi dan memang sedikit kalah," ujarnya.
"Dan di beberapa poin juga Honda mempunyai advantage, ada kelebihan. Jadinya, ya saya selama race saya maksimalin kelebihannya dan di lap terakhir memang sulit pastinya saat saya berusaha untuk merebut posisi terdepan," jelas Veda Ega.
Ia juga mengakui bahwa dirinya masih perlu banyak belajar, terutama dalam mengelola lap-lap terakhir. "Dan memang saya masih perlu belajar lagi untuk nge-manage bagaimana jalannya last lap. Dan ya, akhirnya saya finish kelima dan itu hasil yang cukup cukup bagus. Ya, start dari posisi 20 bisa finish kelima memang bukan bukan race yang mudah tapi senang dengan hasilnya," pungkasnya.
Prestasi Veda Ega Pratama ini menunjukkan bahwa meskipun harus memulai dari posisi yang sangat terbelakang, ia tetap mampu bersaing dengan para pembalap terdepan. Kemampuan untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan menjadi pelajaran berharga baginya untuk balapan-balapan selanjutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite Bertahap
Saudi Alihkan Ekspor Minyak ke Pipa Mesir Akibat Ancaman Houthi
Pembatasan BBM Subsidi Sasar Warga Kaya Mulai 2026
Hilirisasi Mineral RI Tembus Rp 206,5 Triliun
Prabowo: Impor BBM Rp 537 Triliun Per Tahun Harus Dipangkas
Harga Minyak Global Anjlok Lebih dari 2%
Indonesia Resmi Berhenti Impor Solar per 1 Juli 2026
Prabowo Perintahkan Usut 1.000 Tambang Ilegal
Prabowo Target Bangun PLTS 100 GW, Ganti PLTD
Gempa Flores, PLN Fokus Pulihkan Listrik
