Antrean BBM di Bali Mulai Landai

Surya B. · 2 min baca · 1 jam lalu · 29 dibaca
Bisik.id
Antrean BBM di Bali Mulai Landai

Gambar atau konten salah?

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bekerja sama dengan berbagai pihak di Bali untuk mengatasi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan pada hari pertama penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM jenis Pertalite. Antrean mulai menunjukkan tanda-tanda berkurang secara bertahap.

Perusahaan energi milik negara itu memastikan pasokan BBM di SPBU tetap mencukupi kebutuhan masyarakat Bali. Kolaborasi tidak hanya melibatkan Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari aparat penegak hukum setempat.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menjelaskan bahwa penerbitan Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM menjadi langkah nyata pemerintah daerah bersama Pertamina. Tujuannya jelas: membuat antrean pengisian BBM di SPBU lebih landai.

Sejak 15 Oktober 2024, Pertamina juga meningkatkan kapasitas layanan Pertamina Delivery Service (PDS). Layanan ini menjual Pertalite secara literan di sejumlah SPBU. "Kami melihat perkembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini," kata Ahad. "Antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap."

Menurut Ahad, ketika antrean di SPBU terurai, lalu lintas di jalan menjadi lebih lancar. Akibatnya, waktu tempuh mobil tangki dari terminal bahan bakar ke SPBU menjadi lebih singkat. Ini menciptakan siklus distribusi yang lebih efisien.

Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, khususnya TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali. Mereka melakukan pengawalan ketat terhadap armada mobil tangki BBM yang menuju SPBU. Personel mereka juga membantu pendistribusian BBM melalui PDS untuk mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah Bali.

"Pertamina dengan Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap harinya," tutup Ahad. Evaluasi ini melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan, dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU. Harapannya, upaya optimalisasi ini berjalan lancar agar masyarakat bisa memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali normal.

Penerapan ganjil-genap untuk pembelian Pertalite merupakan respons terhadap antrean panjang yang terjadi di SPBU di Bali. Dengan pengaturan ini, kendaraan dengan plat nomor ganjil hanya bisa mengisi BBM pada tanggal ganjil, dan sebaliknya. Langkah ini diharapkan mengurangi penumpukan kendaraan di SPBU dan memperlancar distribusi BBM secara keseluruhan.

antrean BBMganjil-genapPertaliteSPBUPertaminaBalidistribusi

Komentar

Memuat komentar...