Antrean SPBU Sidoarjo Padat Sebelum BBM Naik 1 April
Gambar atau konten salah?
Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diperkirakan berlaku pada 01 April 2026 membuat antrean kendaraan di beberapa SPBU Pertamina di Sidoarjo semakin padat. Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, pengendara motor dan mobil terlihat menunggu di depan SPBU di Jalan Diponegoro, Jalan Mayjend Sungkono di Sidokumpul, dan Jalan Jenggolo menuju Waru.
Meskipun jumlah antrean meningkat, situasi tetap terkendali. Semua dispenser tetap beroperasi, sehingga antrean tidak meluber ke jalan raya. Di SPBU Jalan Jenggolo, misalnya, empat dispenser khusus sepeda motor dioperasikan penuh untuk melayani pengendara.
Seorang petugas SPBU yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pasokan BBM di wilayah Sidoarjo masih aman. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
Stok aman, masyarakat tidak perlu panic buying, ujarnya.
Kepanikan muncul karena kabar penyesuaian harga BBM yang biasanya terjadi setiap awal bulan. Kabar ini beredar luas di media sosial dan dikaitkan dengan ketidakpastian harga minyak dunia akibat konflik di Selat Hormuz.
Beberapa warga mengaku rela antre demi mengisi BBM sebelum harga naik. Martono, 57 tahun, warga Candi, datang lebih awal untuk mengisi penuh tangki mobilnya dengan BBM jenis Pertamax. Ia berkata, “Saya dapat informasi tanggal 1 April BBM naik karena dampak perang. Kebetulan tidak ada kegiatan, jadi sekalian antre isi penuh.”
Ady, 26 tahun, warga Sukodono, mengantre di SPBU Jalan Jenggolo. Ia menyatakan, “Biasanya memang ada antrean, tapi tidak sebanyak sekarang karena ada kabar BBM mau naik.”
Sementara itu, Firdasari, 23 tahun, pengendara motor di SPBU Jalan Mayjend Sungkono, mengaku mengetahui kabar kenaikan harga BBM dari media sosial. Ia berkata, “Takut benar-benar naik, jadi saya isi sekarang untuk antisipasi.”
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang kenaikan harga BBM pada 01 April 2026. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dengan situasi yang masih terkendali, SPBU Pertamina di Sidoarjo terus melayani pengendara. Masyarakat diingatkan untuk tidak panik dan menunggu pengumuman resmi sebelum mengambil keputusan pembelian.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
