Argentina Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan Mesir 3-2

Yanto K. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Argentina Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan Mesir 3-2

Gambar atau konten salah?

Atlanta, Amerika SerikatArgentina harus bekerja keras untuk melewati babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka menang tipis 3-2 atas Mesir di Atlanta Stadium pada Rabu, 08 Juli 2026. Pertandingan ini penuh drama. Tim Tango sempat tertinggal dua gol lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan.

Mesir unggul cepat. Yasser Ibrahim mencetak gol pada menit ke-15. Kemudian Mostafa Ziko menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Argentina tampak tertekan. Namun, mereka tidak menyerah. Dalam waktu 14 menit, Argentina mencetak tiga gol. Cristian Romero memulai kebangkitan pada menit ke-79. Lionel Messi menyamakan kedudukan pada menit ke-89. Enzo Fernandez memastikan kemenangan pada menit ke-90+3. Tiga gol ini membawa Argentina ke perempatfinal.

Statistik menunjukkan Argentina mendominasi permainan. Pasukan Lionel Scaloni menguasai bola hingga 64 persen. Mesir hanya 36 persen. Argentina melepaskan 19 tembakan. Tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Mereka menekan terus-menerus. Namun, banyak peluang terbuang sia-sia. Termasuk penalti yang gagal pada menit ke-21. Messi menjadi eksekutor. Tapi kiper Mesir, Mostafa Shobeir, berhasil menepis bola. Argentina seharusnya bisa menyamakan skor 1-1 saat itu.

Mesir justru lebih efisien. Mereka hanya melepaskan lima tembakan. Dua di antaranya tepat sasaran. Keduanya menjadi gol. Mesir juga memiliki satu gol dari Ziko yang dianulir VAR pada menit ke-58. Wasit memutuskan ada pelanggaran terhadap Lisandro Martinez sebelum gol terjadi. Meski begitu, intensitas serangan Mesir terlalu rendah. Argentina bisa terus menekan dan akhirnya mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan.

Argentina memang dominan secara statistik. Tapi mereka tidak efektif. Mereka membuang banyak peluang sebelum akhirnya mencetak gol di menit-menit akhir. Mesir sebenarnya lebih baik dalam hal efektivitas. Mereka bisa mencuri gol meski tidak banyak menciptakan peluang. Namun, tekanan terus-menerus dari Argentina akhirnya membuahkan hasil.

Pertandingan ini menunjukkan bahwa sepak bola tidak selalu tentang penguasaan bola. Efektivitas juga penting. Mesir hampir saja membuat kejutan. Tapi Argentina punya mentalitas juara. Mereka tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi Argentina. Mereka harus lebih efektif di pertandingan selanjutnya.

ArgentinaPiala Dunia 2026Mesirkemenangandramagolefektivitas

Komentar

Memuat komentar...