Kolombia Unggul Head to Head, Lorenzo Waspadai Swiss
Gambar atau konten salah?
Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Swiss melawan Kolombia. Laga ini akan digelar di Stadion BC Place, Amerika Serikat, pada Rabu, 08 Juli 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 03.00 WIB.
Swiss lolos ke fase ini setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan tim berjuluk Nati itu dicetak oleh Breel Embolo dan Dan Ndoye. Sementara itu, Kolombia melaju setelah menang tipis 1-0 atas Ghana. Gol tunggal kemenangan Kolombia datang dari Jhon Arias.
Menjelang duel, catatan pertemuan kedua tim cukup menarik. Dari empat pertemuan sebelumnya, Kolombia unggul dengan dua kemenangan. Swiss hanya menang sekali, dan satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Tapi pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, tidak mau menganggap timnya lebih diunggulkan.
"Perasaannya adalah bahwa kompetisi ini sangat seimbang dan siapa pun bisa menang," kata Lorenzo seperti dikutip dari Reuters. Ia menekankan bahwa kualitas permainan saja tidak cukup. Menurutnya, efektivitas dan sedikit keberuntungan juga menjadi faktor penting di turnamen sekelas Piala Dunia. "Selain bermain bagus, Anda membutuhkan sedikit efektivitas dan keberuntungan," pungkasnya.
Pertandingan Swiss vs Kolombia bisa disaksikan melalui siaran langsung di TVRI Nasional. Untuk live streaming, tersedia melalui aplikasi Folaplay dan MAXStream.
Meski rekor head to head menunjukkan Kolombia sedikit unggul, Lorenzo mengingatkan bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 sangat ketat. Setiap tim memiliki peluang yang sama untuk menang. Faktor keberuntungan dan efektivitas di lapangan bisa menjadi penentu siapa yang melaju ke perempat final.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
