Audisi PB Djarum 2026: Super Tiket Makin Ketat

Maya K. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Audisi PB Djarum 2026: Super Tiket Makin Ketat

Gambar atau konten salah?

Persaingan untuk mendapatkan enam Super Tiket dari jalur kompetisi di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru berlangsung semakin ketat. Yuni Kartika, anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum, menilai bahwa ekosistem bulutangkis di luar Pulau Jawa masih menunjukkan perkembangan yang positif.

"Kami cukup gembira melihat ekosistem bulutangkis masih tetap berjalan dengan baik di luar Jawa. Poin utamanya adalah bagaimana potensi-potensi yang ada di daerah tetap menjadi incaran bagi kami," ujar Yuni dalam keterangan resminya.

Acara pencarian bakat ini digelar di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau. Ratusan atlet muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk meraih Super Tiket di kategori U-11, KU-11, dan KU-12, baik putra maupun putri. Kegiatan ini berlangsung dari 08 Juli 2026 hingga 12 Juli 2026.

"Ini sangat positif bagi bulutangkis Indonesia karena menunjukkan bahwa semangat melahirkan atlet baru tidak pernah padam meski audisi di pulau-pulau lain seperti Sumatra dan Sulawesi sempat terhenti dalam beberapa tahun terakhir," tambah Yuni.

Dalam mengamati talenta putri yang berhasil melaju ke babak semifinal, peraih medali perak di Asian Games 1994 di Hiroshima itu mencatat bahwa secara umum masih banyak aspek dasar yang perlu diperbaiki. Meski begitu, Yuni memberikan apresiasi kepada beberapa klub di luar Jawa yang sudah menerapkan standar pelatihan dasar yang benar.

"Untuk kategori putri, saya melihat ada tiga hal yang membuat seorang anak terlihat istimewa, yaitu footwork yang efektif, bakat membidik titik pukul yang pas, serta kemandirian karakter di lapangan," jelasnya.

"Kami mencari anak yang tidak terus-menerus menengok ke pelatihnya, tapi tahu kapan dia salah dan tahu hal yang harus dilakukan saat menghadapi lawan yang lebih besar atau lebih kecil. Karakter atau kemandirian seperti ini sangat kami nilai," Yuni menambahkan.

Audisi ini menjadi ajang penting bagi PB Djarum untuk menjaring bibit-bibit unggul dari berbagai daerah. Fokus pada kemandirian dan teknik dasar yang kuat menunjukkan bahwa pencarian bakat tidak hanya mengandalkan kemampuan alami, tetapi juga kesiapan mental dan fisik para atlet muda. Dengan ekosistem yang terus berjalan di luar Jawa, harapan untuk melahirkan pebulutangkis nasional dari berbagai penjuru Indonesia tetap terbuka lebar.

Audisi Umum PB Djarum 2026Super TiketPencarian BakatEkosistem BulutangkisPekanbaruKemandirian KarakterTeknik Dasar

Komentar

Memuat komentar...