Harga Telur dan Ayam di Palembang Mulai Naik

Guntur P. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Harga Telur dan Ayam di Palembang Mulai Naik

Gambar atau konten salah?

Harga telur ayam dan daging ayam di Palembang, Sumatera Selatan, perlahan mulai merangkak naik. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat turun karena libur sekolah dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat terhenti sementara.

Di sejumlah pasar tradisional Palembang, harga kedua bahan pokok ini naik sekitar Rp 2.000. Telur ayam yang sebelumnya dijual Rp 21.000 per kilogram, kini dibanderol Rp 23.000 per kilogram. Kenaikan ini terbilang bertahap.

"Ada beberapa komoditi tertentu yang mengalami kenaikan, telur ayam per hari ini kembali naik Rp 500. Ada kenaikan walaupun masih sedikit," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Efendi pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Daging ayam juga ikut naik. Para pedagang kini menjualnya di kisaran Rp 30.000 per kilogram. Menurut Ruzuan, kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan. Salah satu pemicunya adalah rencana dimulainya kembali program MBG.

"SPPG mungkin sekitar minggu depan mulai menyetok bahan pangan, sehingga harga-harga kemungkinan bakal naik nantinya," ujarnya. SPPG adalah singkatan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, unit yang bertugas menyediakan makanan untuk program MBG.

Selain telur dan daging ayam, harga komoditas lain di Palembang juga tercatat bervariasi. Beras premium dijual sekitar Rp 14.900 per kilogram. Beras SPHP, yang merupakan beras bersubsidi dari pemerintah, dijual Rp 12.000 per kilogram.

Bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram. Cabai merah keriting dijual Rp 30.000 sampai Rp 35.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah lebih mahal, yakni Rp 45.000 per kilogram.

Daging sapi masih menjadi komoditas termahal di antara bahan pokok lainnya, dengan harga Rp 150.000 per kilogram. Gula pasir dijual antara Rp 18.500 hingga Rp 19.000 per kilogram. Minyak goreng juga menunjukkan variasi harga: Minyakita Rp 16.000 sampai Rp 17.000 per liter, minyak goreng curah Rp 18.000 per liter, dan minyak goreng kemasan Rp 21.000 hingga Rp 22.000 per liter.

Untuk sektor perikanan, ikan kembung dijual Rp 40.000 per kilogram, ikan tongkol Rp 35.000 per kilogram, dan ikan bandeng Rp 30.000 per kilogram.

Ruzuan menambahkan, kenaikan harga beberapa komoditas ini erat kaitannya dengan rencana dimulainya kembali program MBG. "Komoditi tertentu sebenarnya naik karena MBG akan dimulai," ujarnya. Ia memperkirakan SPPG akan mulai menyetok bahan pangan sekitar minggu depan, yang kemungkinan besar akan mendorong harga lebih tinggi lagi.

Kenaikan harga telur dan daging ayam di Palembang ini menunjukkan bagaimana kebijakan pemerintah, seperti program MBG, bisa langsung memengaruhi harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Meski kenaikannya masih bertahap, dampaknya sudah mulai terasa bagi pedagang dan konsumen.

kenaikan harga telur ayamkenaikan daging ayamPalembangMBG (Makan Bergizi Gratis)SPPGpermintaan meningkatbahan pokok

Komentar

Memuat komentar...