Azpilicueta Kritik Lini Depan Spanyol
Gambar atau konten salah?
Timnas Spanyol menghadapi sorotan tajam. Bukan karena hasil buruk, melainkan performa lini depannya yang dinilai belum maksimal. La Furia Roja memang sukses melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 di Los Angeles Stadium pada Sabtu, 11 Juli 2026 dini hari WIB. Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Fabian Ruiz dan Mikel Merino, sementara Belgia hanya mampu membalas satu kali lewat Charles De Ketelaere.
Sepanjang turnamen, Spanyol sudah mengoleksi 11 gol dari enam pertandingan. Mikel Oyarzabal menjadi pencetak gol terbanyak dengan empat gol. Namun, nama besar seperti Lamine Yamal baru menyumbang satu gol. Yang lebih mengkhawatirkan, tiga gol Spanyol dalam dua laga terakhir justru lahir dari kaki para gelandang. Bukan dari penyerang murni.
Kondisi ini membuat mantan pemain Spanyol, Cesar Azpilicueta, angkat bicara. Ia melontarkan kritik terbuka terhadap performa barisan depan timnas. "Saya rasa kita belum melihat performa terbaik dari para pemain menyerang dalam hal kelancaran bermain dan pengambilan keputusan yang tepat," ujar Azpilicueta seperti dikutip dari BBC.
Meski begitu, Azpilicueta tidak sepenuhnya pesimis. Ia melihat ada sisi positif yang patut diacungi jempol. "Apa yang membuat saya percaya diri adalah Spanyol mengendalikan permainan dan merebut kembali bola dengan cukup cepat. Anda tidak melihat mereka dalam situasi kehilangan arah dan tidak tahu harus berbuat apa pada momen apa pun," tambahnya.
Spanyol kini bersiap menghadapi Prancis di babak semifinal. Laga krusial ini akan digelar di Dallas Stadium pada 15 Juli 2026. Tekanan kini berada di pundak para penyerang Spanyol. Mereka dituntut untuk tampil lebih tajam dan efektif saat berhadapan dengan lini pertahanan Les Bleus yang terkenal solid. Jika tidak, mimpi Spanyol meraih gelar juara dunia bisa kandas di tengah jalan.
Sepanjang sejarah, Spanyol selalu dikenal dengan permainan penguasaan bola yang dominan. Namun, tanpa ketajaman di lini depan, dominasi itu bisa menjadi sia-sia. Laga melawan Prancis akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketajaman para penyerang La Furia Roja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Norwegian dan British Airways Taruhan Foto Profil
Azpilicueta Kritik Lini Depan Spanyol
Ai Juariah Bebas Denda Rp150 Juta, Segera Pulang dari Libya
Nigiri vs Onigiri: Dua Olahan Nasi yang Berbeda
Alex Marquez Tercepat di FP2 MotoGP Jerman
Persebaya Datangkan Dua Pemain Brasil
Desakan Audit Menyeluruh di Kejagung Usai Jampidsus Mundur