B50 Resmi Diluncurkan, Harganya Masih Rp 6.800 Per Liter

Dani L. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
B50 Resmi Diluncurkan, Harganya Masih Rp 6.800 Per Liter

Gambar atau konten salah?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis biodiesel B50 yang dijual di SPBU Pertamina tetap mendapat subsidi. Harganya tidak berubah, masih Rp 6.800 per liter, sama seperti saat biodiesel masih B40.

Mandatori biodiesel B50 mulai diterapkan sejak awal Juli 2026. Program ini baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto kemarin. B50 adalah BBM jenis solar yang dicampur dengan 50% minyak sawit olahan.

"Dan untuk B50, ini untuk konsumsi domestik khususnya yang kena subsidi, kepada saudara-saudara kita yang kena subsidi tetap harganya Rp 6.800. Jadi tidak ada penambahan harga," kata Bahlil di Rest Area KM 57, Tol Japek, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Pemerintah memberikan masa transisi selama tiga bulan untuk penerapan mandatori B50. Artinya, SPBU masih bisa menghabiskan sisa stok B40 yang ada. Setelah tiga bulan, semua SPBU akan menjual biodiesel B50 secara penuh.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, saat ini 57% SPBU Pertamina sudah menjual B50. SPBU tersebut tersebar di Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi.

"57% SPBUnya Pertamina udah ada. Itu di Jawa, Sumatera, terus sebagian Sulawesi ada. Jadi mulai menyebar. Tapi Pertamina sudah melaporkan tadi bahwa 57% sudah tersalurkan," jelas Eniya di lokasi yang sama.

Menurut Eniya, masa transisi tiga bulan ini merupakan permintaan dari Pertamina dan semua badan usaha yang terlibat dalam rantai pasok B50. Pertamina butuh waktu dua bulan untuk menghabiskan stok B40. Sementara 34 badan usaha lain yang melakukan pencampuran (blending) butuh waktu tiga bulan.

"Pertamina perlu berapa bulan menyelesaikan stok B40, Nah jawabannya adalah dua bulan. Dan untuk yang BBM yang lain kan ada 34 badan usaha blending-nya. Itu memerlukan waktu tiga bulan. Tiga something, tiga bulan. Makanya kita tertulis di Kepmen kan ada masa transisi," kata Eniya.

Program B50 merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada BBM impor dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Dengan campuran minyak sawit 50%, pemerintah berharap bisa menekan konsumsi solar murni. Subsidi tetap diberikan agar harga tidak membebani masyarakat.

B50subsidihargabiodieselmandatoriSPBUPertamina

Komentar

Memuat komentar...