Sultan HB X Kunjungi Sragen, Napak Tilas Sejarah

Dian P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Sultan HB X Kunjungi Sragen, Napak Tilas Sejarah

Gambar atau konten salah?

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyebut kunjungan Sri Sultan Hamengku Buwono X ke daerahnya sebagai peristiwa yang sangat monumental. Menurut Sigit, kehadiran Sultan meneguhkan kembali hubungan sejarah dan ikatan batin yang sudah lama terjalin antara Sragen dan Yogyakarta.

"Kami sangat senang dan bangga dengan rawuhnya Sri Sultan HB X ke Sragen. Kunjungan ini meneguhkan hubungan sejarah dan ikatan batin antara Sragen dan Yogyakarta," ujar Sigit dalam keterangan resminya pada Jumat, 10 Juli 206.

Sigit menjelaskan bahwa pendiri Keraton Yogyakarta, Pangeran Mangkubumi—yang kemudian bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono I—memulai perjuangannya di wilayah Sragen. Saat itu, daerah tersebut masih bernama Sukowati. "Hari lahir Sragen merujuk pada pendirian pemerintahan perlawanan Pangeran Mangkubumi kepada Belanda di Sragen," katanya.

Ia mengaku bangga dan senang dengan kunjungan Sultan. Menurutnya, masyarakat Sragen menyambut kedatangan Sultan dengan antusiasme tinggi. "Kunjungan Sri Sultan HB X sangat monumental karena baru pertama kali dalam sejarah peringatan Hari Jadi Sragen dirawuhi Sultan yang bertakhta di Kasultanan Yogyakarta," ujarnya.

"Terlebih lagi, dalam kunjungan ini beliau berkenan napak tilas maqom-maqom atau tempat penting Pangeran Mangkubumi yang ada di Sragen," sambungnya.

Dalam kunjungannya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu mendatangi sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Sragen yang berkaitan dengan Keraton Kasultanan Yogyakarta. Beberapa lokasi yang dikunjungi Sultan HB X antara lain Pandak, Krikilan, Goa Mangkubumi, Pesanggrahan Ponopatan di Katelan, dan Sendang Sumberan Japoh.

Kunjungan ini menjadi catatan tersendiri bagi Sragen. Sebab, ini kali pertama seorang Sultan yang sedang bertahta hadir langsung dalam peringatan hari jadi daerah tersebut. Hubungan historis antara Sragen dan Yogyakarta memang sudah ada sejak masa perjuangan Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda.

kunjungan sultanSragenYogyakartamonumentalhubungan sejarahPangeran Mangkubuminapak tilas

Komentar

Memuat komentar...