Jokowi Melayat, Kenang Rachmat Gobel Menteri Pekerja Keras
Gambar atau konten salah?
Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), hadir melayat di rumah duka Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, Rachmat Gobel. Jokowi tiba di lokasi yang beralamat di Jalan Supomo No 55A, Jakarta Selatan, pada pukul 10.45 WIB. Ia tidak bertahan lama di dalam rumah duka. Sekitar pukul 11.53 WIB, Jokowi sudah keluar.
Kepada wartawan yang menunggu, Jokowi memberikan pernyataan singkat. "Pak Rachmat Gobel menteri yang baik, menteri yang pekerja keras," ujarnya. Setelah itu, Jokowi tampak enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Ia langsung meninggalkan kawasan rumah duka.
Rachmat Gobel adalah sosok yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di awal pemerintahan Jokowi, tepatnya pada periode 2014 hingga 2015. Di periode kedua kepemimpinan Jokowi, ia kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk masa bakti 2019-2024.
Lahir dari keluarga pengusaha, Rachmat Gobel merupakan anak kelima dari pasangan Drs H Thayeb Mohammad Gobel (alm) dan Annie Nento Gobel (almh). Sejak kecil, ia dididik untuk menjadi pewaris dan pemimpin Kelompok Usaha Gobel, perusahaan yang didirikan dan dipimpin oleh orang tuanya. Ia menjalani berbagai posisi di perusahaan tersebut. Mulai dari menjadi tukang sapu pabrik saat masih duduk di bangku SMP, hingga akhirnya menduduki posisi manajerial.
Pada usia 24 tahun, Rachmat Gobel meraih gelar sarjana di bidang Perdagangan Internasional dari Chuo University di Tokyo, Jepang. Setelah lulus, ia menjalani praktik kerja di Matsushita Group, yang berlokasi dekat Kota Osaka, Jepang. Kemudian, pada tahun 1989, saat usianya menginjak 27 tahun, ia kembali ke Jakarta. Ia bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel sebagai Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel, yang kini dikenal dengan nama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi mereka yang pernah bekerja sama dengannya. Jokowi, sebagai mantan atasannya di kabinet, mengingatnya sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras. Perjalanan kariernya dari bawah hingga puncak menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap dunia bisnis dan pelayanan publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Bangun Dua Pabrik Metanol untuk Kebutuhan B50
Diskon Harga LNG Industri Hanya Sampai Akhir 2026
Pemerintah Andalkan B50 dan PLTS 100 GW Hadapi Krisis Global
Harga Barang Diprediksi Naik Akhir 2026
DJP Kirim 317.923 Email Imbauan Perbaiki SPT Tahunan
Anindya Bakrie Melayat ke Rumah Duka Rachmat Gobel
Berita Terbaru
Jokowi Melayat, Kenang Rachmat Gobel Menteri Pekerja Keras
5 Pantai Terdekat dari Bandung, Tempuh 2,5 Jam
Sabrina Pindah ke Sekolah Rakyat Demi Ringankan Beban Ibu
Menteri Kesehatan Evaluasi PPDS Unsrat Usai Dokter Tewas
Pecel Lele Oma: Naik Kelas, Harga Tetap Rp15 Ribuan
Xabi Alonso Resmi Jadi Manajer Baru Chelsea
Vieira Yakin Prancis Tak Terhentikan
Pemerintah Bangun Dua Pabrik Metanol untuk Kebutuhan B50