Mendag Busan Kenang Rachmat Gobel: Sosok Luar Biasa
Gambar atau konten salah?
Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Rachmat Gobel. Almarhum adalah anggota DPR RI dari Fraksi NasDem dan pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2014-2015.
Busan mengenang Rachmat Gobel sebagai sosok yang hingga saat ini masih dihormati. Di mata para pegawai Kementerian Perdagangan, namanya melekat dengan kesan yang sangat baik. "Beliau orang sangat baik ya. Pokoknya Beliau orang luar biasa, sangat baik dan sangat perhatian ke pegawai. Sangat perhatian ke pegawai," kata Busan saat ditemui di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo No 55A, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Ia melanjutkan, pemikiran almarhum soal perdagangan ke depan dinilai sangat bagus. Target ekspor yang dulu dicanangkan Rachmat Gobel disebut sangat tinggi. "Karena bikin ekspor harus naik terus. Tapi yang jelas di mata pegawai beliau adalah luar biasa, baik sekali," sambungnya.
Di luar momen duka itu, Busan mengungkapkan bahwa ia baru saja bertemu dengan Rachmat Gobel dua hari sebelumnya, tepatnya pada Rabu, 08 Juli 2026. Pertemuan itu berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan. Topik pembicaraan mereka adalah rencana untuk meningkatkan ekspor produk elektronik. Produk-produk ini masih berafiliasi dengan Jepang, tepatnya melalui Panasonic Gobel Group.
"Kemarin hari Rabu ke kantor, ya beliau ke kantor, kemudian kita ngomongin rencana ekspor produk-produk Jepang ya. Jadi kan Jepang kan investasi di Indonesia, terus kita ingin menarik lebih banyak investasi, dan investasi yang ada di Indonesia itu kan rencana banyak mau ekspor ke luar negeri," terang Busan.
Dalam diskusi itu, Busan dan Rachmat Gobel membahas langkah-langkah konkret. Tujuannya adalah membantu upaya peningkatan ekspor produk elektronik buatan perusahaan patungan. Perusahaan itu adalah hasil kerja sama antara Gobel Group dari Indonesia dan Panasonic Corporation yang berbasis di Osaka, Jepang.
"Kan harus minta izin dari prinsipal di Jepang kuotanya untuk ekspor ke negara lain. Nah, kemarin pak Gobel ketemu saya hari Rabu, kita ngobrol-ngobrol rencana ke depan untuk meningkatkan ekspor investasi Jepang yang di Indonesia seperti apa. Nah, kita nyusun planning-nya kemarin sebenarnya," jelasnya lagi.
Rachmat Gobel dikenal luas sebagai pengusaha dan politisi. Ia mendirikan Gobel Group, sebuah konglomerasi yang bergerak di bidang elektronik dan teknologi. Kiprahnya di parlemen dan pemerintahan meninggalkan jejak, terutama dalam upaya mendorong ekspor dan investasi asing di Indonesia. Pertemuan terakhirnya dengan Busan menunjukkan bahwa ia masih aktif memikirkan strategi perdagangan nasional hingga hari-hari terakhirnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
RANS Bantah Tuduhan Pencucian Uang Jelang IPO
Shell Masih Jual Solar, Bensin Belum Ada
Jokowi Melayat, Kenang Rachmat Gobel Menteri Pekerja Keras
Pemerintah Bangun Dua Pabrik Metanol untuk Kebutuhan B50
Diskon Harga LNG Industri Hanya Sampai Akhir 2026
Pemerintah Andalkan B50 dan PLTS 100 GW Hadapi Krisis Global
Berita Terbaru
Mendag Busan Kenang Rachmat Gobel: Sosok Luar Biasa
Pemuda Tenggelam di Danau Terlarang Palembang
Bupati Sukoharjo Diciduk KPK, Suasana Kantor Lengang
Tanggul Lumpur Lapindo Kritis, 20 Cm dari Luapan
Anemia Zat Besi: Ancaman Diam-Diam pada Anak
Pemerintah Siap Uji Coba Lagi Sistem Tol Tanpa Berhenti
Mbappe Cedera, Tapi Pastikan Tampil di Semifinal Piala Dunia
Google Search Cetak Rekor Baru Usai Gol Kemenangan Argentina
