Badung Buka Lowongan Pelatih Seni Tradisional Banjar Menari
Gambar atau konten salah?
Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung membuka lowongan pelatih seni tradisional untuk program Banjar Menari. Program ini dimaksudkan agar seni karawitan dan tari tradisional tetap hidup di setiap banjar.
“Ini lebih ke penjaminan mutu pengajaran seni di setiap banjar. Esensi dari program ini adalah memastikan bahwa setiap banjar punya mentor yang kredibel,” kata Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Made Widiana, pada 09 April 2026.
Program ini bertujuan melestarikan warisan budaya sambil menyiapkan generasi baru seniman tradisi. Di tengah arus modernisasi dan perkembangan pariwisata, pemerintah Kabupaten Badung ingin seni tetap menjadi daya tarik utama. “Kami fokus pada dua pilar utama seni pertunjukan Bali, yakni karawitan dan tari, agar standar kualitas estetika di Badung tetap terjaga sejak dini. Ini jelas penting karena seni dan budaya menjadi daya tarik tersendiri dalam pariwisata,” ujarnya.
Para mentor yang terpilih akan melatih teknik dasar dan nilai estetika di banjar‑banjar. Tugas mereka mencakup pengajaran dasar, pengembangan gerak, dan pemahaman nilai budaya yang melekat pada setiap tarian atau gamelan.
Disbud Badung sedang mematangkan regulasi agar pelaksanaan Banjar Menari selaras dengan kebutuhan warga. Salah satu fokusnya adalah mekanisme distribusi pelatih di lapangan. Widiana berharap aktivitas berkesenian di Gumi Keris menjadi kegiatan rutin dan bukan sekadar musiman.
Pendaftaran pelatih seni dibuka pada 09‑20 April 2026. Calon pelatih harus memiliki KTP Badung dan latar belakang pendidikan minimal Sarjana Seni atau pengalaman melatih seni di daerah lain. Selain itu, pelamar harus berasal dari kalangan non‑ASN/TNI/Polri dan bersedia ditugaskan di seluruh wilayah Badung. Dokumen pendaftaran yang wajib dilampirkan meliputi ijazah terakhir, piagam penghargaan, serta surat keterangan pernah melatih dari sanggar atau lembaga seni.
Setelah terpilih, pelatih diwajibkan mengadakan 10 sesi pelatihan per bulan. Setiap pelatih juga harus mencapai target satu materi pelatihan dalam tiga bulan. Jika target tidak tercapai, pelatih dapat diganti berdasarkan evaluasi Disbud Badung.
Program ini menandai upaya nyata Badung untuk menjaga dan mempromosikan seni tradisional dalam konteks modern, sekaligus menambah nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
