Banjir Boalemo 486 Jiwa Terganggu, Polsek & SMK Terdampak
Gambar atau konten salah?
Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, menenggelamkan Polsek Wonosari dan SMK Negeri 1 Wonosari.
Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Moh Tahir Laendeng, menyatakan bahwa banjir mulai terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 Wita. Hujan lebat dimulai pukul 06.29 Wita dan berlangsung hingga sore hari.
Menurut data sementara, total 486 jiwa dari 172 kepala keluarga terdampak. Di Kecamatan Paguyaman, 197 jiwa dan 54 rumah terendam. Di Kecamatan Wonosari, dampak tersebar di tiga desa.
Di Desa Mekar Jaya, 24 jiwa dan 8 rumah terdampak. Desa Harapan menampung 230 jiwa dan 85 rumah terendam. Desa Bongo mencatat 35 jiwa dan 8 rumah terendam.
Tahir menegaskan bahwa data masih bersifat sementara. tidak ada korban jiwa dan banjir sudah mulai surut. Pihak BPBD terus melakukan pendataan warga terdampak.
Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap banjir susulan. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat hujan lebat dan banjir susulan," ujarnya.
Banjir di Boalemo menyebabkan kerusakan pada fasilitas publik dan rumah warga. Masyarakat di wilayah tersebut diingatkan untuk memantau curah hujan dan menyiapkan rencana evakuasi. Kejadian ini menegaskan pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan pemerintah setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
LPS Rencanakan PPP 2028, Lindungi 90% Pemegang Polis
Gubernur Malut Dorong Warga Ikut Sensus Ekonomi 2026
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Maluku Utara, Data Dijaga
Jadwal Puasa Asyura 2026: 1, 9, 10, 11 Muharram di Indonesia
Bayi Baru Lahir di Tengah Gempa Palu, Nama Efker Kini
Libur Semester Kedua Makassar 2025/2026: MBG Tidak Berjalan
Berita Terbaru
Banjir Boalemo 486 Jiwa Terganggu, Polsek & SMK Terdampak
Hari Sushi Internasional: Asalnya Asia Tenggara, Bukan Jepang
Saka Tidak Jadi Starter Inggris, Tuchel Bertindak Cermat
Titik Nol Singaraja: Penataan Harmonis Purusa‑Pradana
Kabar Salah: ODGJ Bandung Tidak Paling Banyak, Data Bogor
Semeru Letus: Awan Panas 4,5 km Tanpa Dampak Warga
WhatsApp Plus Tersedia di Indonesia, Berlangganan Rp13.900
Gempa Darat Lebih Merusak, Pakar Jelaskan Penyebabnya
PLN Atasi Pemadaman: Kendala Dua Pembangkit, Beban Sementara