Saka Tidak Jadi Starter Inggris, Tuchel Bertindak Cermat
Gambar atau konten salah?
Bukayo Saka belum masuk sebagai starter di Timnas Inggris pada laga perdana Piala Dunia 2026. Meski masih fit, Saka memutuskan untuk mengikuti keputusan manajer Thomas Tuchel.
Di pertandingan Inggris melawan Kroasia pada matchday pertama Grup L, Kamis (18 Juni 2024), Saka hanya tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk ke lapangan pada menit ke-72 menggantikan Madueke dan berhasil memberikan satu assist bagi gol Marcus Rashford.
Selama musim 2025/26, Saka mengalami cedera tendon Achilles dan hamstring. Cedera hamstring ini sering kambuh dalam lima tahun terakhir. Karena itu, Tuchel memilih untuk tidak mengambil risiko dengan menempatkan Saka sebagai starter.
Tuchel menegaskan bahwa Timnas Inggris terus memantau kondisi Saka. Ia mengatakan, “Pemain berusia 24 tahun itu dibutuhkan jasanya, tapi akan hati‑hati dimainkan.”
Saka mengungkapkan perasaannya melalui Metro: “Saya sebenarnya merasa bugar dan siap untuk bermain sebagai starter,” ujarnya. “Namun jika manajer bilang hal tersebut, maka saya akan mengikutinya dan tidak akan melawannya,” tambahnya sambil tersenyum.
Ia juga menegaskan bahwa tim medis Arsenal dan Timnas Inggris sudah memantau cedera sejak Maret lalu. “Sejak Maret, mereka terus memantau saya dan melakukan pekerjaannya dengan baik. Saya selalu siap main kapan pun jika dibutuhkan,” tutupnya.
Keputusan ini menyoroti betapa pentingnya pengelolaan cedera bagi pemain muda yang sering mengalami masalah otot, sekaligus menunjukkan sikap disiplin Saka terhadap arahan pelatih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
