Baker Debut Usia 17, Garuda Muda Kalah Oman 3-0 di Jakarta

Nita W. · 3 min baca · 1 jam lalu · 23 dibaca
Bisik.id
Baker Debut Usia 17, Garuda Muda Kalah Oman 3-0 di Jakarta

Gambar atau konten salah?

Matthew Sitorus Baker menjadi sorotan utama setelah Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia debut di timnas senior pada usia 17 tahun 23 hari, masuk ke lapangan pada menit ke-80 menggantikan Rizky Ridho dan tampil cukup baik. Dengan penampilan tersebut, Baker sudah memiliki satu cap di level senior.

Sejak muda, Baker sudah tampil di berbagai kompetisi internasional. Ia pernah menjadi pemain tetap di Timnas U-17 Indonesia yang tampil di Piala Dunia U-17 pada November 2025. Selain itu, ia juga masuk skuad Timnas U-19 untuk Piala AFF U-19 di Sumatera Utara. Semua pengalaman tersebut menjadikan Baker pemain yang sudah terbiasa bermain di level tinggi.

Berikut profil singkatnya:

Nama Lengkap: Matthew Sitorus Baker

Nama Panggilan: Matt Baker

Tempat Lahir: Melbourne, Australia

Tanggal Lahir: 13 Mei 2009

Keturunan: Indonesia-Australia

Posisi: Bek Tengah, Bek Kiri, Gelandang Bertahan

Klub Saat Ini: Melbourne City U-18

Tinggi Badan: 172 cm

Nomor Punggung: 57

Baker memulai karier sepakbolanya di usia dini. Pada 2016, ia bergabung dengan akademi Malvern City. Dua tahun kemudian, ia melanjutkan perkembangan di Box Hill United. Kemudian, pada 2021, ia direkrut ke Melbourne City U-18, klub yang berafiliasi dengan Manchester City. Di sana, ia dikenal sebagai pemain bertahan modern yang dapat membantu serangan dan fleksibel di posisi.

Keberhasilannya di klub tidak lepas dari latar belakangnya. Meskipun lahir dan besar di Australia, ia memiliki darah Indonesia melalui ibu yang berasal dari Jakarta dan marga Sitorus, salah satu marga Batak. Pada usia 16 tahun, ia sudah dikenal sebagai pemain serba bisa, mampu bermain di bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan.

Perjalanan bersama Timnas Indonesia mulai dikenal publik ketika pelatih Nova Arianto memanggilnya untuk Timnas Indonesia U-16 pada ajang ASEAN U-16 Boys Championship 2024 di Solo. Di sana, ia membantu Timnas Indonesia tampil solid di lini belakang, bahkan berhasil mencatatkan clean sheet di laga perdana. Keberhasilannya membuatnya menjadi pemain kunci di pertahanan Garuda Muda.

Namun, perjalanan kariernya tidak hanya terbatas di Indonesia. Pada Agustus 2024, ia sempat mendapat panggilan mengikuti kamp pelatihan Australia U-17. Ia memilih menolak undangan tersebut karena lebih memilih membela Timnas Indonesia. Keputusan ini menambah perhatian para pecinta sepak bola tanah air.

Berikut beberapa prestasi yang sudah dimiliki Baker:

  • Juara Ketiga ASEAN U-16 Championship 2024 bersama Timnas Indonesia U-16
  • FOOTFOCUS Awards Best Player U17 Indonesia National Football Team 2024

Dengan latar belakang yang kuat, posisi yang fleksibel, dan pengalaman di berbagai level, Baker menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain kunci di masa depan. Ia sudah terbiasa bermain di lapangan internasional, baik di tingkat klub maupun timnas. Keputusan untuk tetap memilih Indonesia menegaskan komitmennya terhadap kebanggaan nasional. Seiring berjalannya waktu, banyak yang menantikan kontribusi lebih besar dari Baker di kancah sepak bola Indonesia.

Kesempatan bermain di level senior pada usia muda memberi Baker kepercayaan diri dan pengalaman berharga. Ia juga menunjukkan sikap profesional dengan menolak tawaran dari Australia demi tetap setia pada timnas Indonesia. Semua ini menandakan bahwa Baker adalah pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki nilai dan komitmen yang kuat. Dengan dukungan klub dan pelatih, ia berpotensi menjadi salah satu pemain utama di masa depan Timnas Indonesia.

Matthew Sitorus BakerTimnas IndonesiaU-17Melbourne City U-18Dual NationalityASEAN U-16Garuda Muda

Komentar

Memuat komentar...