Bandung Favorit Wisatawan Malaysia, Ini 5 Oleh‑oleh Populer
Gambar atau konten salah?
Bandung, kota yang terkenal dengan udara sejuk dan budaya kuliner yang kaya, menjadi tujuan favorit bagi wisatawan Malaysia. Banyak pelancong dari negeri jiran ini memanfaatkan kereta cepat Whoosh untuk menembus kota ini, lalu langsung menjelajahi berbagai tempat bersejarah dan kuliner yang menggoda. Setelah menikmati suasana kota, mereka biasanya membawa pulang oleh‑oleh khas Bandung sebagai kenang‑kenangan.
Berikut ini lima oleh‑oleh Bandung yang paling sering dibawa pulang oleh turis Malaysia. Semua produk ini memiliki ciri khas rasa dan harga yang bersahabat, sehingga mudah menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang unik.
-
Bolu Susu Lembang – Bolu lembut berbahan dasar susu creamy, dengan aroma menggugah selera menjadi alasan kenapa banyak turis Malaysia bawa pulang oleh‑oleh ini. Harga satu loyang mulai dari Rp 38.000, sedangkan mini berharga Rp 20.000. Variannya sangat beragam, kurang lebih ada 19 rasa: klasik cokelat, cheese cake, original, serta varian kekinian seperti red velvet, alpukat cokelat, dan blackforest. Kemasannya praktis, sehingga mudah dibawa pulang.
-
Chocomory – Di daerah hits seperti Braga, Chocomory menjadi tempat favorit bagi wisatawan Malaysia. Cabang Braga memiliki dua lantai: lantai satu untuk pembelian produk, lantai dua sebagai tempat nongkrong. Produk andalan termasuk Tiramisusu, dessert box dengan varian rasa cokelat dan matcha; Pie Chocomory dengan cokelat dan cookies and cream; serta Moo Moo Roll, bolu gulung unik. Harga produk mulai dari Rp 20.000.
-
Prima Rasa – Gerai ini sudah berdiri sejak 1986 dan dikenal sebagai pusat oleh‑oleh serta toko roti. Produk andalannya antara lain Aneka Bolen seperti Pisang Bolen, Tape Bolen, Picnic Roll, Cheese Stick, dan Brownies. Harga produk berkisar antara Rp 10.000 untuk camilan kecil hingga di atas Rp 130.000. Gerai ini memiliki beberapa cabang, salah satu yang paling populer berada di Jl. Paris Kaliki.
-
Kartika Sari – Didirikan sejak 1974, Kartika Sari menjadi gerai legendaris yang sering diburu oleh turis Malaysia. Produk unggulan meliputi Pisang Bolen (cokelat atau keju), Brownies Panggang, Bagelen, dan aneka snack ringan. Di kalangan orang Malaysia, bolen dan bagelennya paling banyak dibeli. Harga produk berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 150.000. Gerai ini tersebar di kawasan Buah Batu, Dago, hingga Antapani.
-
Bolu Tjilaki 9 – Bolu pisang ini menjadi hits di Bandung dan menarik minat turis Malaysia. Bolu Tjilaki 9 menawarkan berbagai varian rasa: keju, cokelat, kacang, dan stroberi. Setiap bolu dilengkapi dengan flavoured butter pilihan rasa vanilla, kayu manis, dan stroberi. Harga satu potong di tempat makan sekitar Rp 25.000, sedangkan box ukuran loaf untuk oleh‑oleh berkisar Rp 140.000. Gerai ini berada di Jalan Cilaki No. 9, Bandung Wetan.
Keberagaman produk oleh‑oleh ini mencerminkan kekayaan kuliner Bandung yang tak hanya sekadar makanan, tetapi juga pengalaman rasa yang berbeda. Bagi wisatawan Malaysia, membawa pulang produk-produk ini menjadi cara sederhana untuk membawa pulang kenangan perjalanan mereka. Setiap produk memiliki ciri khas yang mudah dikenali, baik dari segi rasa, harga, maupun kemasan, sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin membawa pulang sesuatu yang autentik dan terjangkau.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Londo Kampung Nikmati Pasar Blauran Baru dengan Rp 50.000
Buket Brokoli Prewedding Viral, Hemat dan Ramah Lingkungan
Ghibli's Table: Resep Ramen & Minuman Spesial Ponyo
Makanan Sederhana Dulu, Kini Warisan Kuliner Nasional
One Satrio Jadi Destinasi Kuliner Jakarta Selatan Penuh
Berita Terbaru
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
Fiskal Indonesia Aman: Defisit APBN 0,7% PDB, Purbaya
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Indofest 2026: 80 Brand Outdoor di JCC, Target Rp60 Miliar
