Bangun Danau 2,8 km di Gurun Tabuk, Rp 125 Triliun

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Bangun Danau 2,8 km di Gurun Tabuk, Rp 125 Triliun

Gambar atau konten salah?

Di tengah gurun Tabuk, Arab Saudi sedang membangun danau raksasa sepanjang 2,8 km. Proyek ini menelan biaya USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 125 triliun. Danau ini merupakan bagian dari megaproyek futuristik NEOM.

Lokasi danau berada di Trojena, kawasan pegunungan yang dirancang menjadi destinasi wisata masa depan. Trojena akan menampilkan resor ski, olahraga air, dan fasilitas hiburan modern.

Untuk menciptakan danau di wilayah kering, Arab Saudi mengandalkan tiga bendungan besar. Bendungan utama memiliki ketinggian 145 meter dan panjang 475 meter, menggunakan beton khusus yang dirancang khusus.

Danau air tawar ini diperkirakan akan memiliki luas sekitar 1,5 km persegi. Di dalamnya akan ada pulau khusus untuk rekreasi, seperti jalur pejalan kaki dan area selam.

CEO Webuild, Pietro Salini, menilai proyek ini sebagai tonggak penting dalam dunia konstruksi global. Ia berkata, “Proyek ini akan menjadi keajaiban teknik dan konstruksi internasional,” menegaskan keunggulan teknisnya.

Program ini sejalan dengan Saudi Vision 2030, yang bertujuan mengurangi ketergantungan minyak dan mengembangkan sektor pariwisata. Danau raksasa di gurun menjadi simbol ambisi Arab Saudi dalam diversifikasi ekonomi.

Per Maret 2026, pembangunan danau telah memasuki tahap awal. Sekitar 3 juta meter kubik material telah digali dari lokasi proyek.

Philip Gullett, Executive Director Trojena, menjelaskan progres tersebut. Ia berkata, “Kami telah menyelesaikan sekitar 3 juta meter kubik penggalian di lokasi danau. Material hasil galian akan digunakan kembali untuk konstruksi bendungan dan dasar danau sebagai bagian dari strategi ramah lingkungan,” menegaskan pendekatan berkelanjutan.

Arab Saudi menghadapi tantangan besar terkait ketersediaan air di gurun. Untuk mengatasinya, negara ini akan memanfaatkan teknologi desalinasi yang ditenagai energi terbarukan. Faktor penguapan tinggi juga menjadi perhatian utama dalam menjaga keberlanjutan danau.

Jika berhasil, danau ini tidak hanya akan menjadi ikon baru Arab Saudi, tetapi juga berpotensi menjadi model inovasi pengelolaan air di wilayah kering di seluruh dunia. Proyek ini menandai langkah konkret menuju diversifikasi ekonomi dan pengembangan pariwisata di kawasan yang sebelumnya dianggap tidak layak huni.

Danau raksasa TabukNEOMTrojenDesalinasi energi terbarukanVision 2030PariwisataBendung

Komentar

Memuat komentar...