Banjir 1,2 M di Kampung Cijagra: Warga Tunggu Perahu Tunggal

Ani R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Banjir 1,2 M di Kampung Cijagra: Warga Tunggu Perahu Tunggal

Gambar atau konten salah?

Selasa, 14 April 2026, banjir masih merendam Kampung Cijagra di Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Aktivitas warga terganggu, dan satu-satunya alat transportasi yang dapat digunakan adalah perahu.

Air di Kampung Cijagra mencapai 80 hingga 120 sentimeter rata‑rata, sementara Jalan Raya Bojongsoang terendam 10 hingga 20 sentimeter. Akibatnya, warga harus berbaris menunggu giliran naik perahu untuk pergi ke rumah atau keluar dari permukiman.

Munardi, seorang warga berusia 56 tahun, menjelaskan situasinya: “Iya memang kalau banjir gede gini, perahu juga susah. Jadi kalau pun ada perahu, paling ada satu, sedangkan warga yang mau masuk ke dalam kampung ada puluhan hingga ratusan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, “Iya ini mah mau tidak mau harus sabar kalau tidak mau basah kuyup jalan kaki menerjang arus. Lagian kalau maksain nerjang arus juga banjirnya dalem banget.”

Munardi juga mengungkapkan bahwa pemilik perahu biasanya mengangkut warga yang akan bekerja dan anak-anak yang akan sekolah. Pada siang dan sore, warga dijemput kembali ke rumah. “Ini tuh perahunya cuma ada satu punya warga. Jadi kita juga kadang ngasih seridhonya aja buat pemilik perahu,” jelasnya.

Camat Bojongsoang, Kankan Taufik Barnawan, menyatakan bahwa genangan banjir merendam permukiman dan mengganggu aktivitas warga. Ia menegaskan bahwa petugas masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak. “Air mulai naik dari malam dan hingga siang tadi masih merendam permukiman warga,” ujar Kankan kepada awak media.

Menurutnya, banjir yang melanda Bojongsoang merupakan luapan dari Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum. Hal itu membuat air merendam permukiman warga. “Iya ada sekitar ratusan rumah terendam banjir,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa genangan banjir merendam ratusan rumah pada delapan RW. Ketinggian air banjir bervariasi dari 60 sentimeter sampai dengan 1,2 meter.

Berikut data RW dan RT yang terdampak:

  • RW 1: RT 1 hingga RT 5
  • RW 2: RT 5 dan RT 2
  • RW 3: RT 7, RT 6, dan RT 5
  • RW 4: RT 1, RT 2, RT 9, dan RT 11
  • RW 9: RT 1 sampai RT 6 dan RT 8
  • RW 10: RT 1 sampai RT 9
  • RW 11: RT 1 sampai RT 4
  • RW 17: RT 1 sampai RT 6

Area banjir yang terdampak luas berada di Kampung Cijagra dan Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang. Petugas masih di lapangan untuk melakukan asesmen. “Sebagian wilayah Bojongsoang masih terendam aktivitas warga terhambat,” ungkapnya.

Situasi ini menampilkan betapa rentannya infrastruktur permukiman di daerah tersebut terhadap banjir. Air yang merendam jalan dan rumah mengharuskan warga mengandalkan satu perahu, menunggu giliran, dan menyesuaikan aktivitas harian mereka. Ketinggian air yang mencapai 1,2 meter di beberapa titik menunjukkan potensi kerusakan yang lebih besar jika tidak segera ditangani. Warga dan petugas masih menunggu tindakan lebih lanjut untuk mengatasi banjir ini, sementara pemantauan terus berlanjut di lapangan.

BanjirKampung CijagraDesa BojongsoangSungai CikapundungSungai CitarumPerahuPermukiman

Komentar

Memuat komentar...