Jadwal Puasa Asyura 2026: 1, 9, 10, 11 Muharram di Indonesia

Rini S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Jadwal Puasa Asyura 2026: 1, 9, 10, 11 Muharram di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Puasa Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada 10 Muharram. Menurut buku Panduan Puasa karya Fakhrizal Idris, puasa ini menjadi puasa yang paling utama di bulan Muharram. Hari ini menandai peristiwa penting ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari kejaran Fir'aun. Sehingga Nabi Musa berpuasa pada hari tersebut sebagai ungkapan rasa syukur.

Puasa Asyura hanya dikerjakan satu hari, yakni 10 Muharram. Namun Rasulullah mengajarkan agar umat Islam juga berpuasa Tasu'a pada 9 Muharram sebagai perbedaan dengan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada 10 Muharram. Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas menyatakan:

“Berpuasalah pada hari Asyura dan berbedalah dengan kaum Yahudi, dengan berpuasa satu hari sebelumnya dan satu hari sesudahnya.” (HR Ahmad)

Selain itu, Ibnu Qayyim al-Jauziyah dan beberapa ulama lain berpendapat bahwa berpuasa pada 11 Muharram juga disunnahkan. Pendapat ini didasari pada hadits yang sama, menegaskan bahwa puasa satu hari sebelum dan satu hari sesudah Asyura adalah sunnah.

Dalam buku Serba-serbi Puasa Asyura karya Fawaeds Syafiiyah, terdapat tiga tingkatan pelaksanaan puasa Asyura:

  • Tingkatan 1: puasa pada 9, 10, 11 Muharram
  • Tingkatan 2: puasa pada 1, 10 atau 10, 11 Muharram
  • Tingkatan 3: puasa hanya pada 10 Muharram

Berikut bacaan niat puasa Asyura yang dibaca pada malam sebelum fajar, diambil dari Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُرَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Naiwaitu shauma 'aasyura sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Arti: Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala.

Untuk pagi hari, niat puasa Asyura dapat dibaca seperti berikut, diambil dari laman Nahdlatul Ulama:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatit Tasû'â awil âsyûrâ lillâhi ta'âlâ.

Arti: Aku berniat puasa sunah Tasua atau Asyura hari ini karena Allah SWT.

Berikut niat puasa Tasu'a pada 9 Muharram:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَسُعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Naiwaitu shauma tasu'aa-i sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Arti: Saya berniat puasa sunnah Tasu'a karena Allah Ta'ala.

Dan niat puasa pada 1 & 11 Muharram sebagaimana dikutip dari buku Meraih Surga dengan Puasa:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.

Arti: Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala.

Berikut jadwal puasa Asyura, Tasu'a, 1 & 11 Muharram pada tahun 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI:

Jadwal Puasa Pemerintah dan Muhammadiyah

  • Puasa 1 Muharram: Selasa, 16 Juni 2026
  • Puasa Tasu'a (9 Muharram 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026
  • Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa 11 Muharram: Jumat, 26 Juni 2026

Jadwal Puasa NU

  • Puasa 1 Muharram 1448 H: Rabu, 17 Juni 2026
  • Puasa Tasu'a (9 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Jumat, 26 Juni 2026
  • Puasa 11 Muharram 1448 H: Sabtu, 27 Juni 2026

Perbedaan jadwal ini disebabkan oleh perbedaan penetapan awal Muharram antara pemerintah, Muhammadiyah, dan NU. Pemerintah serta Muhammadiyah mengikuti Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sedangkan NU mengikuti penetapan awal Muharram yang ditetapkan oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) melalui Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H Nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026.

Dengan memahami jadwal dan tingkatan puasa, umat dapat menyesuaikan pelaksanaan puasa sesuai panduan yang ada. Puasa Asyura, Tasu'a, serta puasa pada 1 & 11 Muharram menjadi bagian penting dalam ibadah selama bulan Muharram, mengingat sejarah dan nilai spiritual yang melekat pada hari-hari tersebut. Menjalankan puasa sesuai jadwal dan tingkatan yang ditetapkan membantu menjaga konsistensi ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Puasa AsyuraTasu'aMuharramNabi MusaKalender HijriahPenetapan Awal

Komentar

Memuat komentar...