Banjir Rob Aceh Utara Gencar, Ratusan Warga Mengungsi
Gambar atau konten salah?
Sejak 15 Mei 2026, banjir rob melanda desa‑desa di lima kecamatan di Aceh Utara. Air masih menggenangi banyak rumah warga, memaksa ratusan orang mengungsi ke rumah kerabat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menjelaskan bahwa gelombang laut tinggi menyebabkan abrasi pantai dan banjir rob. Ia menegaskan, "Gelombang laut tinggi mengakibatkan terjadi abrasi pantai dan banjir rob. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti dalam keterangannya, 20 Mei 2026.
Banjir rob memang hampir setiap tahun menerjang kawasan ini saat terjadi gelombang tinggi. Bahron meminta masyarakat tetap waspada.
Dampak banjir mencakup rumah warga, area persawahan, hingga jalan. Tiga desa di Kecamatan Lapang mengungsi, dengan rincian:
- Desa Kuala Cangkoi – 224 orang
- Desa Matang Baroh – 103 kepala keluarga
- Desa Kuala Keureuto – 58 jiwa
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih mendata korban terdampak. BPBD juga menyiapkan tim reaksi cepat untuk membantu masyarakat.
Bahron menambahkan, "Sampai hari ini banjir rob masih terjadi dan air masih menggenangi sebagian rumah warga dan huntara," ujar Bahron.
Situasi banjir rob di Aceh Utara masih berlangsung, dengan air yang terus menggenangi rumah dan jalan. Masyarakat di daerah tersebut diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Komisi XIII DPR Susun Kesepakatan Penyelesaian Agraria Padang
Wali Kota Pekanbaru Pujikan Petugas Kebersihan, Fokus Jalan
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Cepat, Hujan Tetap Masih
Kebakaran Lahan Rokan Hilir Menghancurkan 80 Ha Sawit
Pohon Tumbang Menutupi Jalan Medan, Kendaraan Terhenti
PHR 2025: Pencapaian Produksi, Keuangan, dan Keamanan Energi
Berita Terbaru
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
Raffi Ahmad: Deepfake Merusak Reputasi, Panggil Waspada
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
Komisi XIII DPR Susun Kesepakatan Penyelesaian Agraria Padang
1 Muharram Jadi Hari Libur Nasional 2026 Tanpa Cuti Bersama
Slamet Santoso, Pemuda Banyuwangi, Menjadi Pemain Pro di Polandia
