Banyak Bintang Dunia Gagal Menang Final Liga Champions
Gambar atau konten salah?
Antoine Griezmann pernah tampil di final Liga Champions pada akhir musim 01 Januari 2016 bersama Atlético Madrid, namun timnya kalah dari Real Madrid. Pada musim ini, ia kembali mengalami kekalahan, kali ini di semifinal melawan Arsenal, dan ia akan pindah ke Major League Soccer pada musim depan.
Zlatan Ibrahimovic meninggalkan Inter Milan pada 01 Januari 2009 untuk bergabung dengan Barcelona. Meskipun ia tidak pernah bermain di final Inter, klub tersebut berhasil meraih gelar Liga Champions setelah kepergiannya.
Legenda Gianluigi Buffon tiga kali masuk final pada 01 Januari 2003, 01 Januari 2015, dan 01 Januari 2017, namun ia selalu kalah. Meskipun ia berkarier panjang di Juventus dan Timnas Italia, ia tidak pernah merasakan kemenangan di final Liga Champions.
“Ronaldo ‘sang fenomena’ tidak pernah juara Liga Champions,” demikian pernyataan yang sering diulang. Ia berstatus pemain AC Milan saat klub itu menjuarai pada 01 Juli 2006, namun ia tidak bisa didaftarkan karena bergabung di tengah musim dan aturan saat itu melarangnya bermain karena sudah pernah turun bersama Real Madrid.
Michael Ballack masuk final Liga Champions pada 01 Januari 2008, namun ia kalah dari Manchester United. Ia menyebut kapten The Blues, John Terry, yang gagal mengeksekusi penalti penentu, sebagai orang yang membuatnya “berutang” Liga Champions.
Francesco Totti dikenal sebagai salah satu trequartista terbaik di dunia, namun ia tidak pernah juara Liga Champions. “Terlalu cinta” dengan AS Roma membuatnya hanya pernah sampai perempat final bersama klub tersebut.
Cesc Fabregas dua kali memenangi Piala Eropa dan sekali memenangi Piala Dunia, namun nasibnya apes di Liga Champions. Capaian terbaiknya menjadi runner‑up bersama Arsenal pada 01 Januari 2006.
Hernan Crespo menjadi bagian skuad Milan yang gagal memenangi Liga Champions pada 01 Januari 2005 setelah kalah dari Liverpool di final. Setelah itu ia tidak pernah lagi masuk final.
Legenda Jerman Lothar Matthaus adalah bagian dari skuad Bayern Munich yang kalah dramatis 1‑2 dari Manchester United pada 01 Januari 1999 di final Liga Champions. Itu adalah kesempatan terakhirnya untuk menjadi juara dan ia gagal.
Pavel Nedved memenangi Ballon d'Or pada 01 Januari 2003 namun gagal memenangi Liga Champions di tahun yang sama karena kalah dari Milan di final. Ia bahkan harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sampai pensiun, ia tidak pernah merasakan juara.
Kesimpulannya, banyak pemain top dunia yang berkarier panjang dan meraih trofi lain, namun tidak pernah menorehkan kemenangan di final Liga Champions. Ini menyoroti betapa kompetitif dan sulitnya meraih gelar tertinggi di sepak bola klub Eropa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Afrika Selatan Kalahkan Korsel 1-0, Lolos ke 32 Besar
Meksiko Hajar Ceko 3-0, Pastikan Lolos Babak 16 Besar
188 Kasus Kontrak Pemain, APPI Desak Klub Bayar Tunggakan
Matchday 2 Piala Dunia 2026 Rampung, 7 Tim Lolos ke 32 Besar
Nasib 9 Wakil Asia di Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
