BEI Tambah MSJA ke Daftar 60 Saham Konsentrasi Tinggi

Dewi M. · 3 min baca · 1 jam lalu · 23 dibaca
Bisik.id
BEI Tambah MSJA ke Daftar 60 Saham Konsentrasi Tinggi

Gambar atau konten salah?

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menambahkan satu nama ke dalam daftar saham yang dikuasai oleh segelintir pemilik, atau yang dikenal dengan istilah high shareholding concentration (HSC). Saham terbaru yang masuk dalam kategori ini adalah milik PT Multi Spunindo Jaya Tbk, yang memiliki kode emiten MSJA.

Keputusan ini diumumkan oleh BEI pada hari Rabu, 30 September 2026. Dalam pengumuman tersebut, dijelaskan bahwa kepemilikan saham MSJA, baik yang berbentuk warkat (sertifikat fisik) maupun tanpa warkat (elektronik), mencapai angka yang sangat tinggi, yaitu 98,62 persen. Angka ini dihitung berdasarkan data per tanggal 25 September 2026.

Yang perlu digarisbawahi, BEI menegaskan bahwa penetapan status HSC ini bukan berarti ada pelanggaran hukum. Perusahaan tidak serta-merta dianggap melanggar peraturan pasar modal hanya karena sahamnya terkonsentrasi. Ini adalah klasifikasi teknis, bukan tuduhan.

Yulianto Aji Sadono, yang menjabat sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, menjelaskan dalam pengumuman resminya. Ia menyatakan bahwa berdasarkan metodologi yang dipakai, struktur kepemilikan saham MSJA memang dimiliki oleh sejumlah pemegang saham tertentu. Secara agregat, mereka menguasai hampir seluruh saham perusahaan, tepatnya 98,62 persen dari total saham yang ada.

Daftar saham HSC sendiri sebenarnya sudah cukup panjang. Dengan masuknya MSJA, total ada 60 emiten yang masuk dalam pengawasan BEI karena konsentrasi kepemilikan sahamnya yang tinggi. Berikut adalah daftar lengkapnya:

  1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  4. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
  5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
  6. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
  7. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
  8. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
  9. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
  10. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  11. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
  12. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
  13. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
  14. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
  15. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
  16. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  17. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
  18. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
  19. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
  20. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
  21. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
  22. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
  23. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
  24. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
  25. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
  26. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
  27. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  28. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
  29. PT Siantar Top Tbk (STTP)
  30. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
  31. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
  32. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  33. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
  34. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  35. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
  36. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
  37. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
  38. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
  39. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
  40. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
  41. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
  42. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
  43. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
  44. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
  45. PT Golden Flower Tbk (POLU)
  46. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
  47. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  48. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
  49. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
  50. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
  51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
  52. PT Charnic Capital Tbk (NICK)
  53. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
  54. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)
  55. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
  56. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  57. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
  58. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
  59. PT Alaska Industrindo Tbk (ALKA)
  60. PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)

Daftar ini mencakup berbagai sektor industri. Mulai dari energi, properti, perbankan, hingga makanan dan kesehatan. Fakta bahwa ada 60 perusahaan dengan kepemilikan saham yang sangat terkonsentrasi menunjukkan bahwa fenomena ini tidak bisa dianggap remeh di pasar modal Indonesia. BEI terus memantau situasi ini, dan pengumuman berkala seperti ini adalah bagian dari upaya transparansi kepada publik dan investor.

BEIHSCkonsentrasi sahamMSJAemitenpasar modal

Komentar

Memuat komentar...