Direktur Utama Sinar Mas Multiartha Mundur

Maya K. · 2 min baca · 1 jam lalu · 20 dibaca
Bisik.id
Direktur Utama Sinar Mas Multiartha Mundur

Gambar atau konten salah?

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), anak usaha dari Sinar Mas Grup, mengumumkan bahwa Burhanuddin Abdullah telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Utama. Surat pengunduran diri tersebut resmi diterima oleh manajemen perusahaan pada tanggal 25 September lalu.

Proses pengunduran diri ini masih harus melalui persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, hingga saat ini perusahaan belum memberikan rincian kapan tepatnya rapat tersebut akan digelar.

"Bahwa telah mengundurkan diri Bapak Burhanuddin Abdullah selaku Direktur Utama perseroan terbatas PT Sinar Mas Multiartha Tbk," demikian pernyataan manajemen SMMA dalam keterbukaan informasi, Rabu, 30 September 2026.

Perusahaan menegaskan bahwa pengunduran diri Burhanuddin Abdullah tidak akan berdampak pada kegiatan operasional. Begitu pula dengan kondisi keuangan, proyeksi bisnis, dan status hukum perusahaan.

"Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta penting terhadap Perseroan baik berupa dampak terhadap kegiatan operasional, dampak terhadap kondisi keuangan dan proyeksi keuangan, dampak hukum maupun dampak terhadap kelangsungan usaha Perseroan," tegas manajemen.

Burhanuddin Abdullah pertama kali menjabat sebagai Direktur Utama SMMA pada tahun 2021. Ia kemudian diangkat kembali untuk periode kedua pada tahun 2024, dengan masa jabatan yang seharusnya berlangsung hingga tahun 2027. Sebelum menjadi direktur utama, ia sempat duduk sebagai Komisaris Independen perusahaan dari tahun 2016 hingga Juni 2021.

Perjalanan karier Burhanuddin Abdullah cukup panjang dan beragam. Ia memulai kariernya pada tahun 1975 sebagai Staf di Badan Urusan Desa-Direktorat Jenderal Perkebunan Pertanian, Banda Aceh. Setahun kemudian, ia pindah ke sektor swasta dan bekerja sebagai Staf di PT Inti Indorayon Utama Toba hingga tahun 1977.

Pada tahun 1978, ia bergabung dengan Bank Indonesia. Di sana, ia menjabat sebagai Staf Departemen Produksi Umum Kredit hingga tahun 1983. Kemudian, dari tahun 1984 hingga 1985, ia menjadi Staf Biro Ekonomi Umum-Urusan Riset dan Statistik.

Kariernya di Bank Indonesia terus menanjak. Ia menjadi Staf Gubernur Bank Indonesia dari tahun 1986 hingga 1988. Setelah itu, ia mendapat kesempatan bekerja di lembaga keuangan internasional. Dari tahun 1989 hingga 1993, ia menjadi Staf di Asia Pacific Department International Monetary Fund (IMF) di Washington DC. Ia kemudian menjabat sebagai Assistant Executive Director IMF South East Asia Group dari tahun 1993 hingga 1999.

Sekembalinya ke Indonesia, ia dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis di Bank Indonesia. Ia pernah menjadi Kepala Bagian Kerja Sama Ekonomi pada tahun 1999, Wakil Kepala Urusan Luar Negeri pada tahun yang sama, dan Direktur Direktorat Luar Negeri dari tahun 1999 hingga 2002. Puncak kariernya di bank sentral adalah ketika ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (2002-2003) dan kemudian Gubernur Bank Indonesia (2003-2008).

Pengunduran diri Burhanuddin Abdullah dari SMMA terjadi di tengah masa jabatannya yang seharusnya masih berlangsung tiga tahun lagi. Meskipun perusahaan menyatakan tidak ada dampak signifikan, langkah ini tetap menjadi perubahan penting di jajaran direksi.

pengunduran diridirektur utamaSinar Mas MultiarthaBurhanuddin AbdullahRUPSoperasional perusahaan

Komentar

Memuat komentar...