BGN Minta Chef Arnold Poernomo Tinjau Juknis MBG di Selasa

Yuli S. · 1 min baca · 32 menit lalu · 4 dibaca
Bisik.id
BGN Minta Chef Arnold Poernomo Tinjau Juknis MBG di Selasa

Gambar atau konten salah?

Badan Gizi Nasional meminta pendapat Chef Arnold Poernomo dalam penyusunan petunjuk teknis (juknis) baru pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan tersebut dilaporkan berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2026.

Chef Arnold mengaku diminta untuk memberikan masukan terkait juknis BGN. Ia dan timnya sudah melakukan review dan mempelajari sejumlah aspek program. “Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya dan team sudah review dan pelajari,” ujarnya.

Dalam unggahan tersebut, Chef Arnold menilai program MBG, khususnya di wilayah 3T atau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, sangatlah kompleks. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari logistik, ketersediaan bahan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya.

Chef Arnold juga menegaskan bahwa masih banyak orang lain yang lebih hebat, mampu, dan paham terkait hal ini. “Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable, dan paham lebih dari saya,” ujarnya.

Meski demikian, mantan juri MasterChef Indonesia memastikan seluruh masukan tentang operasional sudah disampaikan kepada Badan Gizi Nasional. Ia berharap semoga ke depannya program tersebut bisa dijalankan dengan lebih strategis.

Tim konfirmasi kembali kepada chef Arnold mengenai hal ini. Tidak ada pernyataan tambahan, karena menurutnya, penjelasannya dalam unggahan tersebut sudah cukup jelas.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas pemerintah. BGN kini sedang meninjau juknis baru dengan melibatkan tokoh kuliner terkemuka. Masukan dari Chef Arnold menyoroti kompleksitas pelaksanaan di daerah terpencil dan menekankan perlunya strategi yang lebih terkoordinasi. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat berjalan lebih efektif dan efisien di masa mendatang.

Badan Gizi NasionalChef Arnold PoernomoJuknis Makan Bergizi GratisProgram Makan Bergizi GratisWilayah 3TLogistikSumber Daya Manusia

Komentar

Memuat komentar...