Semeru Letus 18 Kali, Abu 1.000m, Warga Dihindari 13km
Gambar atau konten salah?
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali memunculkan aktivitas erupsi pada pagi hari. Hingga saat ini, gunung masih berada pada level 3 atau siaga.
Menurut laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi 18 kali antara pukul 06.00 WIB dan 12.00 WIB. Setiap letusan menghasilkan kolom abu dengan tinggi ± 1000 m di atas puncak, setara ± 4.676 m di atas permukaan laut. Abu berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya.
Peristiwa ini terekam di seismograf, menampilkan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 114 detik. Selain itu, teramati guguran lava dengan jarak luncur 600 meter ke arah tenggara.
"Gunung Semeru mengalami 18 kali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati antara 200-1.000 m di atas puncak," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima Kamis, 11 Juni 2026.
Petugas juga menegaskan potensi awan panas susulan, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak.
Dengan kondisi ini, pengamatan terus dipertahankan, dan pihak berwenang siap menanggapi perubahan situasi guna menjaga keselamatan warga sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Dudy: TBA Ekonomi Tidak Diubah, Fuel Surcharge Penyesuaian
Paku Buwono XIV Setujui Pertemuan Mayor Solo Malam 1 Suro
Pendaftaran PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Online
Nasi Bakar Liwet Derajat Jadi Trend Ciledug Tangerang
Nasi Jaha Manado: Hidangan Khas dengan Aroma Smoky dan Pedas
Pindad Siapkan Mobil Nasional dengan TKDN Tinggi Indonesia
Yamaha Tawarkan MX King 150 Prima Pramac Terbatas Jakarta
Piala Dunia 2026!: Jadwal Lengkap, 48 Tim, 12 Grup
