BIJB Kertajati Siap Revitalisasi dengan Dukungan Pusat

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
BIJB Kertajati Siap Revitalisasi dengan Dukungan Pusat

Gambar atau konten salah?

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang terletak di Kabupaten Majalengka masih dalam proses evaluasi untuk revitalisasi. Pemerintah daerah menilai bahwa bandara ini belum beroperasi secara optimal, sehingga perlu langkah-langkah baru agar dapat memanfaatkan potensi transportasi udara.

Deputi Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Yayat Ruyat menyatakan bahwa dukungan untuk revitalisasi Kertajati datang dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Ia menambahkan, “Pada prinsipnya kami menangkap bahwa pemerintah pusat memberikan dukungan yang sangat kuat terhadap (BIJB), kami berikan juga revitalisasi Bandara Kertajati,” kata Yayat pada Selasa, 07 April 2024.

Yayat menjelaskan bahwa DPN masih berada pada tahap menyerap informasi dan aspirasi dari pemangku kepentingan. Ia menegaskan, “Kami menyerap informasi dan aspirasi untuk analisa lebih lanjut, dan kami sampaikan rekomendasi kepada pimpinan, dalam hal ini Ketua Harian Menteri Pertahanan dan Ketua DPN dari Bapak Presiden,” ujarnya. Konsep revitalisasi masih dalam kajian, dan DPN membuka berbagai opsi pengembangan, baik fungsi sipil maupun strategi lainnya.

Ia menambahkan, “Itu bagian dari opsi yang perlu kami pelajari. Semua masukan sudah kami terima, baik dari BIJB, kementerian, Pemprov Jawa Barat, maupun pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Yayat. Mengenai waktu pelaksanaan, ia menegaskan bahwa revitalisasi diharapkan segera direalisasikan, sebagai tindak lanjut kunjungan pejabat pusat sebelumnya. “Saya kira ke depan lebih cepat lebih baik,” ujarnya.

Dalam hal anggaran, Yayat menyebut masih dalam pembahasan di tingkat pusat. Namun, koordinasi antarinstansi dianggap kunci percepatan. Ia berkata, “Itu bagian dari pembahasan di Jakarta, tapi saya kira tanpa anggaran pun, dengan koordinasi bisa berjalan,” ia menegaskan. Skema revitalisasi yang diusulkan beragam, dan akan dipelajari lebih lanjut sebelum menjadi rekomendasi resmi DPN kepada pemerintah pusat.

Yayat juga mengutarakan opsi yang sudah ada, yakni mengalihkan alokasi penerbangan dari Bandara Cengkareng, Soekarno-Hatta yang sudah overload, ke Kertajati. Ia mengatakan, “Tadi opsi sudah ada, tapi saya kira yang paling terdekat dimungkinkan adalah bagaimana memberikan alokasi penerbangan yang ada di Bandara Cengkareng, Soekarno-Hatta yang sudah overload, untuk bisa sebagian dialihkan atau diberikan opsi penerbangan di sini. Itu yang saya kira paling banyak masukan yang diterima oleh kami seperti itu. Tapi Itu bagian dari yang kami akan pelajari lebih lanjut,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Majalengka Eman Suherman menyambut baik rencana revitalisasi tersebut. Ia berharap upaya ini dapat membuat operasional Kertajati semakin maksimal. “Bagi saya, pemerintah Majalengka, semua ikhtiar yang hari ini digagas oleh DPN semoga terwujud agar BIJB bisa operasional dan juga bisa maksimal. Sehingga angan-angan dan cita-cita masyarakat Majalengka melihat pesawat beterbangan bisa terwujud,” ujar Eman.

Eman menilai bahwa optimalisasi Kertajati akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk menarik minat investor. Ia menambahkan, “Bagaimana ini bisa mengungkit ekonomi Majalengka, kita tahu investor sekarang sudah begitu banyak tertarik (berinvestasi di Majalengka),” katanya. Mengenai rekomendasi yang akan diambil, Eman menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. “Nanti dibahas di pusat, kita hanya menunggu saja,” pungkasnya.

Revitalisasi BIJB Kertajati menjadi fokus bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan koordinasi yang kuat dan alokasi sumber daya yang tepat, diharapkan bandara ini dapat berfungsi sebagai hub transportasi udara yang mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Revitalisasi Bandara KertajatiPemerintah PusatPemerintah DaerahDPNAlokasi PenerbanganEkonomi MajalengkaTransportasi Udara

Komentar

Memuat komentar...