Bitcoin Naik 5,87% Setelah Kesepakatan AS‑Iran, Emas Menaik

Lia N. · 1 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Bitcoin Naik 5,87% Setelah Kesepakatan AS‑Iran, Emas Menaik

Gambar atau konten salah?

Harga token utama pasar kripto menguat setelah diumumkannya perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran. Bitcoin (BTC) menunjukkan kenaikan signifikan dari level terendahnya beberapa hari lalu.

Menurut data perdagangan Coinmarketcap, Bitcoin mengalami kenaikan 5,87 % dalam seminggu terakhir, mencapai US$ 66.596 atau Rp 1,17 miliar (kurs Rp 17.708) pada 16 Juni 2024. Sebelumnya, harga Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$ 62.850.

Pergerakan harga Bitcoin sejalan dengan pergerakan logam mulia. Emas tercatat naik hampir 3 % dalam 24 jam, diperdagangkan di atas US$ 4.330 per troy ons setelah pengumuman perdamaian AS‑Iran.

Laporan Coindesk mengutip Presiden AS Donald Trump yang mengatakan telah mencapai kesepakatan damai dengan Iran pada 14 Juni 2024. Perjanjian tersebut akan ditandatangani pada 19 Juni 2024 dan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz.

Harga minyak mentah turun 5 % menjadi sekitar US$ 80 per barel setelah pengumuman. Saat ini, harga minyak telah turun sekitar 33 % dari harga tertinggi di awal Maret 2024 sebesar US$ 120 per barel. Pasar saham global juga naik setelah berita tersebut.

Meskipun pasar kripto masih menunggu hasil FOMC pada 17 Juni 2024, pasar memperkirakan probabilitas 97 % bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dana federal pada kisaran 3,50‑3,75 %.

Kenaikan harga Bitcoin dan logam mulia menunjukkan reaksi pasar terhadap ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter, menandakan bahwa dinamika global masih memengaruhi nilai aset digital dan komoditas.

Bitcoinperjanjian damai AS‑Iranharga minyakemaspasar kriptoFOMCSelat Hormuzgeopolitik

Komentar

Memuat komentar...