Bonek Madiun Sambut Jenazah Andie Peci

Dedi S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Bonek Madiun Sambut Jenazah Andie Peci

Gambar atau konten salah?

Ratusan suporter Persebaya yang tergabung dalam kelompok Bonek memadati kawasan rumah duka di Jalan Tanjung Manis Nomor 62, RT 07/RW 03, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Mereka datang pada Jumat, 10 Juli 2026, untuk menyambut kedatangan jenazah Andie Peci, seorang tokoh ikonik di kalangan Bonek.

Sebuah ambulans khusus dengan gambar logo Bonek mengangkut jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 18.13 WIB. Ibu almarhum, Tutiani (66), bersama kerabat dan ratusan Bonek yang sudah menunggu di bawah tenda depan rumah langsung menyambut kedatangan jenazah. Setelah tiba, jenazah langsung dibawa masuk ke dalam rumah duka untuk disalatkan bersama-sama.

"Langsung pemakaman setelah jenazah disalatkan," kata Yuri (44), salah satu kerabat almarhum, pada Jumat, 10 Juli 2026. Yuri menjelaskan bahwa lokasi pemakaman Andie Peci berada di Jalan Kelapa Sari, hanya sekitar 500 meter dari rumah duka. Keluarga sudah melakukan persiapan sejak pertama kali menerima kabar duka pada siang hari.

"Dapat kabar tadi siang sekitar pukul 11.30 WIB langsung kita persiapan. Kaget juga, ibunya sempat syok," jelas Yuri.

Suasana duka yang mendalam terasa di kediaman ibu almarhum yang sehari-hari bekerja berjualan rujak petis. Meskipun sempat syok saat mendengar kabar pertama kali, sang ibu kini tampak mulai ikhlas melepas kepergian putranya. Puluhan karangan bunga ucapan duka cita memenuhi area depan rumah duka. Siti Rafika Hardhiansari, selaku Ketua Yayasan Bonek Untuk Bangsa, juga hadir di tengah massa suporter untuk menyambut kedatangan jenazah.

Andie Peci dikenal sebagai figur penting di komunitas Bonek. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi ribuan suporter yang selama ini mengenalnya. Proses pemakaman yang berlangsung cepat menunjukkan kesiapan keluarga dan komunitas dalam menghadapi kehilangan ini.

Andie PeciBonekPersebayaSuporterMadiunPemakamanDuka

Komentar

Memuat komentar...