BPBD Jambi Siap Tambah Armada Udara Antisipasi Karhutla
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung beberapa pekan ke depan. Selain mengandalkan patroli darat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi juga menyiapkan opsi penambahan armada udara jika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani, mengatakan saat ini operasi penanganan karhutla dari udara telah didukung satu pesawat operasi, satu helikopter patroli, serta tiga helikopter water bombing. Kekuatan tersebut dinilai masih memadai, namun BPBD tidak menutup kemungkinan mengusulkan tambahan armada kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) apabila situasi di lapangan memburuk.
"Untuk mendukung penanganan dari udara, saat ini telah disiapkan satu pesawat operasi, satu helikopter patroli, dan tiga helikopter water bombing. Apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan armada, kami akan berkoordinasi dengan BNPB untuk mengajukan dukungan tambahan," kata Andre pada Rabu, 09 Juli 2026.
Menurut Andre, kesiapsiagaan menjadi kunci agar titik api dapat dipadamkan sejak dini sebelum berkembang menjadi kebakaran berskala besar yang sulit dikendalikan. Karena itu, seluruh personel gabungan terus disiagakan untuk melakukan patroli rutin di kawasan rawan karhutla.
Namun, ia menegaskan keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah. Peran aktif masyarakat juga menjadi faktor penentu, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar yang masih menjadi penyebab utama munculnya titik api setiap musim kemarau.
BPBD mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan. Langkah cepat di awal dinilai mampu mencegah kebakaran meluas dan menekan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Dengan puncak musim kemarau yang masih diprediksi berlangsung hingga beberapa pekan ke depan, pemerintah berharap penguatan patroli darat, dukungan armada udara, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dapat berjalan seiring.
"Kita minta masyarakat dapat menjaga Jambi dari ancaman karhutla dan mencegah bencana kabut asap yang pernah melumpuhkan aktivitas warga pada tahun-tahun sebelumnya," tutupnya.
Kebakaran hutan dan lahan di Jambi bukan hal baru. Setiap musim kemarau, titik api kerap muncul akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kabut asap yang dihasilkan pernah melumpuhkan aktivitas warga di tahun-tahun sebelumnya. Patroli darat dan udara menjadi andalan, tetapi kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan tetap menjadi kunci utama pencegahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Video Perundungan Pelajar SMP di Lubuklinggau Viral
Satu Helikopter Damkar Sumsel Ditarik ke Tangerang
Kebakaran Hutan 2 Hektare di OKI Padam Setelah Dua Hari
Pemuda Tenggelam di Danau Terlarang Palembang
Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 per Gram, Jadi Rp 2.650.000
Warung Manisan Ludes Terbakar di Pasar Satelit
Berita Terbaru
Spanyol vs Belgia Perebutkan Tiket Semifinal Piala Dunia
De la Fuente: Belgia Lawan Terberat Spanyol
Pengiriman PC Global Anjlok, Pendapatan Malah Naik
Sri Mulyani Uji Tesis Mahasiswa Ber-IPK 4,0
Pemkab Bangli Janji Benahi Keuangan Daerah
Anggaran Miliaran RSUD Palabuhanratu Disorot, Stok Obat Kosong
Promo Salju Bekasi Berakhir 12 Juli
