BPBD Tabanan Perbaiki Rumah Tertimpa Pohon Puting Beliung
Gambar atau konten salah?
BPBD Tabanan memulai penanganan rumah korban angin puting beliung dengan fokus pada bangunan yang tertimpa pohon serta pencatatan kerusakan. Penanganan awal ini dimulai di Desa Sesandan, di mana tim BPBD sudah melakukan asesmen dan perbaikan.
Menurut I Putu Trisna Widiatmika, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, "Penanganan rumah yang tertimpa pohon di Desa Sesandan sudah kami lakukan, termasuk asesmen kerusakan yang ditimbulkan," ia konfirmasi pada 08 April 2026.
Selain itu, BPBD Tabanan sudah menyalurkan bantuan logistik ke warga terdampak, khususnya di Desa Sesandan. Penyaluran tersebut akan dilanjutkan ke Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, untuk memastikan bantuan sampai ke semua korban.
Angin puting beliung pertama kali muncul di Banjar Sandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan. Setelah itu, angin bergerak ke utara menuju Banjar Buahan Utara, Desa Buahan. Di wilayah ini, rumah I Wayan Muliada mengalami kerusakan pada kandang ayam, kandang babi, garase mobil, dan tanaman jagung. Satu pelinggih Bhatari Sri di area persawahan Subak Apuan Tempek Klod juga rusak. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 24,5 juta.
Selang satu jam kemudian, angin puting beliung kembali terjadi di Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga sekitar pukul 16.00 Wita. Delapan kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan dominan pada atap rumah dan bangunan garase. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 6 juta.
Berita sebelumnya menyebutkan bahwa angin puting beliung terjadi di Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan pada 07 April 2026 pukul 15.00 Wita. Sebanyak sembilan kepala keluarga terdampak. Beberapa bagian bangunan hancur akibat angin kencang.
Menurut I Wayan Oka Suputra, Sekretaris Desa Sesandan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah bangunan mengalami kerusakan mulai dari kecil hingga berat. Ia mengungkapkan, "Ada sembilan Kepala Keluarga yang bangunannya terkena dampak dengan radius kira-kira 15 meter seperti bangunan untuk tempat tidur, bale gede, dapur hingga pelinggih,"
Angin puting beliung di Tabanan menimbulkan kerusakan signifikan pada rumah dan fasilitas pertanian. Penanganan cepat oleh BPBD dan bantuan logistik menjadi kunci untuk memulihkan kondisi warga yang terdampak. Penilaian kerugian material menunjukkan besarnya dampak ekonomi, sementara upaya perbaikan terus berlanjut di beberapa desa terdampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
