BSI Targetkan Transaksi Rp5 Triliun di BSI International Expo 2026

Bima J. · 3 min baca · 1 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
BSI Targetkan Transaksi Rp5 Triliun di BSI International Expo 2026

Gambar atau konten salah?

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia secara resmi membuka BSI International Expo 2026. Acara ini digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Pameran ini mengusung tema Buy Local Go Global dan berlangsung pada 23 Oktober hingga 25 Oktober 2026.

Lebih dari 400 UMKM dan tenant lokal ambil bagian dalam pameran ini. BSI menargetkan sekitar 65 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Potensi transaksi yang dibidik mencapai Rp5 triliun, terutama dari aktivitas jual beli langsung ke konsumen atau business-to-consumer (B2C).

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa BSI International Expo 2026 adalah bagian dari upaya mendorong produk dan pelaku usaha Indonesia menjadi local champion yang kuat di pasar domestik. Tujuannya, agar mereka semakin siap bersaing di pasar global.

"Kami optimis bahwa untuk menuju panggung global membutuhkan komitmen bersama untuk bangga terhadap produk lokal dan menjadi local champion. Inilah yang kami dorong di BSI International Expo 2026 dengan mengajak lebih dari 400 tenant lokal untuk menemukan peluang bisnisnya," ujar Anggoro dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan pameran BSI International Expo 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Anggoro, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri halal global. Kekuatan pasar domestik, termasuk populasi muslim sekitar 253 juta jiwa atau 87,14 persen dari total penduduk, menjadi modal penting untuk memperkuat pelaku usaha lokal.

Potensi itu juga didukung oleh besarnya pasar ekonomi halal dunia. Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/26 mencatat belanja konsumen muslim pada enam sektor ekonomi halal mencapai US$ 2,60 triliun pada 2024. Angka itu diproyeksikan meningkat menjadi US$ 3,56 triliun pada 2029.

"Melalui Buy Local Go Global, kami ingin mendorong masyarakat semakin bangga menggunakan produk Indonesia sekaligus membuka jalan bagi UMKM untuk tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas," katanya.

Anggoro menilai meningkatnya minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap merek lokal menjadi peluang besar bagi UMKM. Mereka bisa memperluas pasar dan meningkatkan skala bisnis. Karena itu, penguatan pasar domestik menjadi fondasi penting sebelum produk-produk unggulan Indonesia memperluas jangkauan ke pasar internasional.

"Produk lokal saat ini semakin beragam, inovatif, dan mampu bersaing dari sisi kualitas maupun desain. Ketika masyarakat memilih produk lokal, manfaat ekonominya tidak berhenti pada transaksi pembelian. Aktivitas tersebut turut menggerakkan usaha, membuka peluang kerja, dan menjaga nilai ekonomi tetap berputar di dalam negeri. Selanjutnya, kita perlu membawa produk-produk unggulan tersebut untuk bersaing di pasar global," tambahnya.

BSI International Expo 2026 menghadirkan beragam produk dan layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari fesyen, perlengkapan olahraga, kosmetik, makanan dan minuman, perjalanan halal, hingga properti, pembiayaan kendaraan, mobil listrik, emas, dan perhiasan.

Berbagai program promosi dan diskon juga dihadirkan. Ini untuk memberikan nilai tambah bagi pengunjung sekaligus mendorong transaksi produk lokal.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, BSI mengoptimalkan layanan transaksi dan keuangan syariah. Layanan itu mencakup BYOND by BSI, BEWIZE by BSI, jaringan lebih dari 6.000 ATM, mesin EDC, BSI Agen, serta layanan remitansi.

Dari Local Champion Menuju Pasar Global

Sebagai bank syariah milik negara, BSI berkomitmen membantu UMKM naik kelas. Caranya melalui akses pembiayaan, layanan transaksi digital, konektivitas bisnis, dan pengembangan ekosistem halal. Dukungan itu diarahkan agar UMKM semakin kuat di pasar domestik sekaligus memiliki kesiapan untuk memasuki pasar internasional.

Kehadiran jaringan BSI di Dubai juga menjadi salah satu modal. Ini untuk membuka konektivitas dengan calon pembeli dan mitra potensial di pasar global, khususnya untuk mendukung pengembangan perdagangan dan industri halal.

"Bagi BSI, penguatan UMKM bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga bagaimana membuka akses terhadap pasar, teknologi, dan jejaring bisnis. Kami ingin memastikan pelaku usaha memiliki kesempatan untuk tumbuh, menciptakan nilai tambah, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional," kata Anggoro.

Melalui BSI International Expo 2026, BSI mendorong kolaborasi antara UMKM, konsumen, layanan keuangan syariah, digitalisasi, dan konektivitas pasar. Tujuannya untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia.

"Inilah semangat yang kami dorong melalui Buy Local Go Global membangun kebanggaan terhadap produk Indonesia sekaligus membawa potensi lokal ke panggung dunia," pungkasnya.

Pameran ini menjadi ajang bagi UMKM untuk menjajaki peluang bisnis baru. Dengan target transaksi yang besar, BSI berharap produk lokal bisa semakin dikenal dan diminati. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk konsumen, menjadi kunci untuk mewujudkan produk Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

BSI International Expo 2026Buy Local Go GlobalUMKMEkonomi SyariahLocal ChampionPasar GlobalTransaksi Rp5 Triliun

Komentar

Memuat komentar...