Buffett Hentikan Donasi ke Yayasan Gates
Gambar atau konten salah?
Warren Buffett, investor legendaris berusia 94 tahun, menghentikan donasi rutinnya ke yayasan milik Bill Gates. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, 16 Juli 2026. Donasi yang sebelumnya mengalir ke Gates Foundation kini akan dialihkan ke empat yayasan yang dikelola oleh tiga anak Buffett.
Pada tahun 2006, Buffett berjanji akan menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya ke badan amal Gates Foundation. Berdasarkan jadwal awal, bulan ini ia seharusnya mentransfer dana sebesar hampir US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 81,19 triliun (kurs Rp 18.043) ke yayasan tersebut. Namun, rencana itu berubah total.
Alih-alih memberikan uang ke Gates Foundation, Buffett memutuskan untuk mengalihkan donasi tersebut ke empat yayasan keluarga. Total donasi yang terkumpul hingga saat ini mencapai hampir US$ 6 miliar atau Rp 108,22 triliun. Semua donasi ini berbentuk saham Berkshire Hathaway.
"Tujuan saya adalah untuk menjual semua saham Berkshire saya dalam waktu sekitar delapan tahun," ungkap Buffett dalam pernyataannya.
Saat ini, Buffett memegang saham Berkshire Hathaway dengan nilai pasar lebih dari US$ 140 miliar atau Rp 2.525 triliun. Jika diakumulasi dengan rencana penjualan saham selama delapan tahun, Buffett diperkirakan akan berdonasi sekitar US$ 17 miliar atau Rp 306,73 triliun per tahun.
"Tentu saja, kematian tidak dapat diprediksi, tetapi sisa saham saya akan disumbangkan ke empat yayasan tersebut dengan satu atau lain cara paling lambat tanggal 31 Desember 2034," jelasnya.
Keempat yayasan yang dimaksud adalah:
- Susan Thompson Buffett Foundation
- Sherwood Foundation
- Howard G. Buffet Foundation
- NoVo Foundation
Pada tahun 2025, Buffett telah menyalurkan donasi ke empat yayasan tersebut sebesar US$ 1,4 miliar atau Rp 25,24 triliun. Kemudian pada tahap awal donasi tahun ini, Buffett akan memberikan 9 juta saham Berkshire Hathaway kelas B dengan nilai hampir US$ 4,5 miliar atau Rp 81,12 triliun kepada Susan Thompson Buffett Foundation. Untuk ketiga yayasan lainnya, masing-masing mendapat donasi 1 juta saham kelas B atau sekitar US$ 500 juta.
Dalam pengumuman tersebut, Buffett juga tidak menyebut akan memberikan donasinya kepada yayasan keluarga pada momentum Thanksgiving seperti yang telah dilakukannya dalam empat tahun terakhir. Pada momentum tersebut di tahun 2025, Buffet memberikan donasi ke yayasan keluarganya sebesar US$ 1,3 miliar.
Keputusan ini tidak terjadi begitu saja. Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, Buffett menunda donasi yang dijadwalkannya ke Gates Foundation sambil menunggu tinjauan dari firma hukum mengenai hubungan yayasan tersebut dengan Jeffrey Epstein.
Pada tahun 2006, Buffett berkomitmen untuk memberikan donasi tahunan berupa saham Berkshire Hathaway kelas B untuk kepentingan Gates Foundation selama Bill atau Melinda Gates hidup dan aktif dalam penetapan kebijakan. Namun, keretakan hubungan keduanya disinyalir muncul pada tahun 2021, ketika Buffett mengundurkan diri sebagai anggota dewan pengawas yayasan dua bulan setelah Bill dan Melinda mengumumkan untuk mengakhiri pernikahan mereka yang telah berlangsung selama 27 tahun.
Kemudian pada tahun 2024, Buffett mengatakan Gates Foundation tidak akan menerima uang apa pun setelah kematiannya. Ini menyusul revisi surat wasiat yang menjadikan ketiga anak Buffett sebagai wali amanat dari sebuah yayasan amal yang akan mengelola lebih dari 99% kekayaannya.
Pengungkapan dalam berkas Jeffrey Epstein terkait kasus pedofil dengan Gates disebut memperburuk hubungan Buffett dengan Gates. Pada bulan Maret lalu, Buffett mengaku belum berbicara dengan Gates.
Ketika ditanya apakah akan terus memberikan donasi kepada Gates Foundation, Buffett mengaku masih akan menunggu kelanjutan kasus tersebut. "Saya telah mempelajari hal-hal yang tidak saya ketahui tentang sesuatu selama bertahun-tahun ini," katanya.
Keputusan Buffett ini menandai perubahan besar dalam filantropi global. Dari komitmen awal untuk memberikan kekayaannya ke yayasan milik teman lamanya, ia kini memilih untuk mengelola donasinya melalui yayasan keluarga sendiri. Faktor hukum dan hubungan pribadi dengan Bill Gates tampaknya menjadi pertimbangan utama di balik perubahan arah donasi ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Presiden Minta BGN Kaji Ulang Hentikan Makan Bergizi Gratis untuk Kelas Atas
BRI Gelar KKB Expo Serentak di 131 Titik
IHSG Bertahan di 6.000, Asing Beli Bersih Rp1 Triliun
6.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online
Purnawirawan TNI Pimpin Peruri
Target PSEL Beroperasi 2027-2028, 24 Perusahaan Siap Bangun