CEO McDonald's Jawab Kritik Video Cicipi Big Arch Tegas
Gambar atau konten salah?
Chris Kempczinski, CEO McDonald's, menjadi sorotan publik setelah video singkatnya mencicipi menu terbaru Big Arch muncul di media sosial. Dalam rekaman tersebut, ia tampak mengambil burger, memegangnya dengan tangan kaku, dan menggigitnya dengan gerakan kecil. Banyak pengguna internet menganggap penampilannya tidak natural, bahkan beberapa menyindir bahwa ia enggan menikmati produk dari perusahaan sendiri.
Menanggapi komentar tersebut, Chris membuka suara pada 6 April 2026. Ia menegaskan bahwa cara makan dalam video tidak diproduksi secara khusus. “Ya, saya sering makan di McDonald's tiga sampai empat kali seminggu. Saya menyukai makanan (perusahaan) kami dan bangga dengan apa yang tim kami masak setiap hari,” ujarnya.
Video yang diunggah pada akhir Februari awalnya dimaksudkan sebagai konten santai. Kempczinski memperkenalkan Big Arch sebagai burger dengan roti unik, lalu menggigitnya secara hati‑hati sambil menyebut rasanya sangat enak. Namun ekspresi wajah dan gaya bicara yang tampak kaku membuat banyak netizen meragukan keaslian penampilan tersebut.
Produk Big Arch sendiri merupakan edisi terbatas yang diluncurkan di Amerika Serikat pada awal Maret. Burger ini menampilkan dua patty daging sapi, saus khas, dan roti berukuran besar. Harga mulai dari 6,9 USD (sekitar Rp 119.000) tergantung lokasi. Sebelumnya, produk ini telah sukses di pasar Inggris dan Irlandia.
Chris juga menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan, khususnya perubahan perilaku konsumen yang semakin sensitif terhadap harga. Menurutnya, McDonald's terus berupaya menyeimbangkan antara menu terjangkau dan inovasi produk premium.
Ia mengakui bahwa media sosial memiliki peran besar dalam membentuk persepsi publik. “Kami mendengarkan semua masukan, baik yang positif maupun kritik, dan menggunakannya untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Menurut laporan manajemen McDonald's di Amerika, menu Big Arch diterima dengan baik oleh konsumen. Data menunjukkan penjualan yang stabil dan umpan balik positif di berbagai platform.
Keputusan Chris untuk menjawab langsung menandai langkah transparan dalam menghadapi kritik publik. Ia menegaskan kembali komitmennya terhadap kualitas dan inovasi, sekaligus mengakui pentingnya respons konsumen dalam strategi bisnis perusahaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria AS Dipecat Gara-Gara Kue Kering Rp 35 Ribu
Restoran AS Tagih Orang Tua Rp5 Juta Akibat Anak Rusak Properti
Suporter Piala Dunia 2026 Terpukau Saus Ranch hingga Es Batu
Diaspora Indonesia Rela Antre Satu Jam Demi Nasi Padang di Australia
Irene Red Velvet Bayarkan Minuman Penggemar di Bandara
Trik Es Krim Semangka Beku Agar Creamy
Berita Terbaru
Hassan Meludah, Marah ke Wasit Usai Mesir Tersingkir
KOI Dorong Ekosistem Olahraga Terintegrasi
Hari Ini Tak Disarankan untuk Nikah, Begini Ramalan Dewasa Bali
Investasi Data Center Batam: Efek Berganda, Bukan Sekadar Lapangan Kerja
Jadwal Sholat Kamis 9 Juli 2026 Bandung: Imsak 04:32
Cuaca Jatim: Cerah hingga Udara Kabur
Amorim Resmi Latih AC Milan, Akui Banyak Belajar dari MU
Jadwal Salat Denpasar Hari Ini, 9 Juli 2026
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Lokasi Batalyon di Empat Lawang