Restoran AS Tagih Orang Tua Rp5 Juta Akibat Anak Rusak Properti
Gambar atau konten salah?
Sebuah restoran China di Amerika Serikat menerapkan kebijakan yang cukup unik. Mereka menagih biaya ganti rugi kepada orang tua jika anak-anak mereka merusak properti di tempat makan tersebut. Tagihannya bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Restoran bernama Chez Xue ini berlokasi di Foster City, California. Tempat makan kelas atas ini belakangan ramai diperbincangkan setelah mengumumkan aturan tersebut melalui media sosial. Unggahan mereka menarik perhatian banyak orang dan memicu beragam reaksi.
Dalam pernyataannya, Chez Xue menegaskan bahwa mereka adalah restoran yang ramah keluarga. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa tempat mereka bukanlah taman bermain. Para tamu yang membawa anak-anak diminta untuk tetap duduk tenang dan menghargai pengunjung lain.
"Berlarian, berteriak, dan membuat suara bising dari alat makan tidak akan ditoleransi," demikian bunyi peringatan dari pihak restoran seperti dikutip dari laporan pada 07 Juli 2025.
Jika ada tamu yang melanggar aturan ini, mereka akan diminta meninggalkan restoran. Lebih dari itu, orang tua juga harus membayar ganti rugi jika anak-anak mereka merusak fasilitas yang ada.
Pihak restoran bahkan mencatat beberapa insiden spesifik yang pernah terjadi. Salah satunya pada April 2025. Saat itu, seorang anak menjatuhkan alat pembaca kartu kredit hingga layarnya pecah. Orang tua anak tersebut dikenakan biaya sebesar $327,03 atau sekitar Rp5.887.520.
Insiden lain terjadi pada Desember tahun sebelumnya. Seorang pelanggan muda mengukir gambar di meja restoran menggunakan peralatan makannya. Akibatnya, restoran menagih biaya ganti rugi sebesar $109,38 atau setara Rp1.969.168 kepada orang tua anak tersebut.
Pada akhir Januari lalu, ada lagi kejadian serupa. Seorang anak bermain di kursi dan menjatuhkan cangkir teh hingga pecah. Tagihan yang dikenakan kali ini lebih kecil, yaitu $5,47 atau sekitar Rp98.476.
Unggahan tentang kebijakan ini menjadi viral di platform X. Ratusan komentar bermunculan. Sebagian besar pengguna media sosial justru mendukung langkah Chez Xue. Mereka menilai tindakan ini wajar untuk mengatasi perilaku anak-anak yang dianggap nakal.
"Jika anak-anak Anda menghancurkan mesin kartu kredit dan mengukir furnitur, mereka tidak pantas berada di restoran. Selesai," tulis seorang netizen.
Ada juga yang berpendapat bahwa kebijakan ini sangat adil. Menurutnya, orang tua tidak boleh membiarkan anak-anak mereka mengganggu bisnis kecil tanpa konsekuensi.
Pemilik restoran, You You Xue, mengaku senang melihat banyak dukungan. Ia menjelaskan bahwa aturan ini sudah ditambahkan secara tertulis pada menu sejak awal tahun. Xue juga menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah kampanye anti-anak.
"Ini adalah kebutuhan agar orang tua menjaga sikap anak-anak mereka di tempat umum," ujarnya.
Menurut Xue, orang tua tidak akan dikenakan biaya jika anak mereka merusak sesuatu secara tidak sengaja. Namun, tagihan akan diberikan jika kerusakan terjadi karena tindakan sembrono.
Xue percaya bahwa kebijakan ini lebih tentang prinsip rasa hormat, bukan sekadar soal ganti rugi barang rusak. "Menurut saya, pesan ini tidak kontroversial. Saya rasa beberapa restoran lain akan menganggap pesan ini terlalu lugas atau kurang halus... tetapi pada akhirnya, saya akan menyampaikan pesan ini kepada pelanggan saya, baik secara lisan maupun tertulis," katanya kepada SFGATE.
Kebijakan Chez Xue ini menunjukkan bagaimana sebuah restoran berusaha menyeimbangkan antara keramahan pada keluarga dan kenyamanan semua pengunjung. Dengan menerapkan aturan yang jelas dan konsekuensi finansial, mereka berharap orang tua lebih bertanggung jawab terhadap perilaku anak-anak di tempat umum. Respons positif dari warganet juga menandakan bahwa banyak orang setuju dengan pendekatan semacam ini, terutama ketika perilaku anak-anak mulai mengganggu atau merusak properti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Suporter Piala Dunia 2026 Terpukau Saus Ranch hingga Es Batu
Diaspora Indonesia Rela Antre Satu Jam Demi Nasi Padang di Australia
Irene Red Velvet Bayarkan Minuman Penggemar di Bandara
Trik Es Krim Semangka Beku Agar Creamy
Telur Orak-Arik Rp1,3 Juta di Shanghai Viral
Pedagang Sayur 81 Tahun Tewas Setelah Traktiran Kreator
Berita Terbaru