Chelsea Pencabutan Liam Rosenior, McFarlane Pimpin
Gambar atau konten salah?
Chelsea mengumumkan pemecatan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala pada Rabu, 22 April 2024. Keputusan tersebut diambil setelah tim mengalami laju buruk di beberapa pertandingan terakhir. Kalah 0-3 dari Brighton & Hove Albion di Amex Stadium menjadi kekalahan kelima berturut‑turut Rosenior dan rekan-rekannya di Premier League, menurunkan posisi klub ke peringkat ketujuh.
Rosenior baru bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari lalu, menandatangani kontrak enam setengah tahun hingga 2032. Saat dihubungi, ia kabarnya dibayar 4 juta paun per musim. Dengan sisa masa kontrak, pelatih berusia 41 tahun dapat menerima 24 juta paun, setara lebih dari Rp 500 miliar. Namun, ada laporan bahwa ia tidak akan menerima kompensasi penuh karena klausul yang ada saat direkrut dari Strasbourg, klub saudara Chelsea yang dimiliki bersama BlueCo.
Setelah pemecatan, Calum McFarlane, asisten pelatih, akan memimpin The Blues hingga akhir musim. Sementara itu, klub akan mencari manajer tetap untuk musim depan.
Keputusan ini menandai akhir karier Rosenior di Stamford Bridge, yang belum pernah menorehkan kemenangan signifikan sejak datang. Dengan posisi liga yang menurun, Chelsea harus segera menyesuaikan strategi dan memilih pengganti yang dapat membawa kembali performa terbaik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026